Dihujat Karena Lem Aibon, Pandji Pragiwaksono: Warganet Memang Kocak

Suara.com Dipublikasikan 07.08, 10/12/2019 • Ismail
Aktor yang juga komika Pandji Pragiwaksono berpose usai kunjungan ke kantor redaksi Suara.com, Jakarta, Selasa (16/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Aktor yang juga komika Pandji Pragiwaksono berpose usai kunjungan ke kantor redaksi Suara.com, Jakarta, Selasa (16/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono belum lama ini memposting foto selfie dirinya sambil memegang kaleng lem aibon. Dalam caption fotonya itu dia menyapa Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Halo Mas @aniesbaswedan," tulisnya.

Namun siapa sangka foto tersebut ternyata menuai kontroversi di kalangan warganet. Bahkan pro dan kontra mengenai hal tersebut di tulisnya di akun twitter lalu di-capture dan di-posting di akun instagram pribadinya.

"Tweet gue soal aibon itu menarik, pendukung Anies nyerang gue menyangka gue menghina Anies. Pembenci Anies nyerang gue menyangka gue Janjian dengan Anies. Mereka bersatu berkat aku. Sungguh aku ini agen persatuan," tulisnya.

Dalam caption lelaki 40 tahun itu menilai warganet di negeri ini lucu.

"Kocak memang warganet," tulis Pandji.

Pandji Pragiwaksono

Beberapa warganet pun langsung memberi komentar mengenai postingan tersebut. Mereka pun memberikan komentar dengan kalimat-kalimat lucu.

"Padahal agen elpiji," tulis pemilik akun @rianernest.

Ada juga yang meminta Pandji untuk menyatukan orang-orang yang masih terpecah belah.

"Mantap bang, lanjutkan perjuangan, masih banyak yang terpecah belah," komen pemilik akun @your.astroo.

"Makasih ya bang… Abang cocok jd duta aibon. Sama sama merekatkan," tulis @antz.anugrah.

"Apapun disikapin positip n ketawa yaa," tulis @ahmad_taufik_ridho.

Pandji Pragiwaksono saat tampil di Jicomfest 2019. [Ismail/Suara.com]

Postingan ini terang saja mengingatkan warganet akan rencana anggaran lem Aibon Rp82 miliar dalam Rencana Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI 2020.

Kontroversi lem Aibon muncul usai William Aditya Sarana, anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PSI, menyebarkan keanehan dalam rencana anggaran DPRD DKI Jakarta.

Artikel Asli