Dibunuh dengan Bantal dan Pisau, Ini Fakta-fakta Tewasnya Mahasiswi Makassar di Tangan Kekasih

Kompas.com Dipublikasikan 23.00, 15/12/2019 • Pythag Kurniati
iStockphoto
Ilustrasi

KOMPAS.com- Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar bernama Asmaul Husna (21) ditemukan tewas dalam keadaan telentang di kamar rumah kerabatnya di Kecamatan Manggala, Sabtu (14/12/2019).

Ia diduga tewas di tengan kekasihnya, RK. Korban dan pelaku diketahui merupakan mahasiswa semester VII UIN Alauddin Makassar.

Asmaul Husna ditemukan tewas (dalam keadaan) telentang di kamar rumah kerabatnya. Perumahan Citra Elok, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar.

Usai penemuan jenazah, polisi menangkap RK. Berikut fakta-fakta pembunuhan Asmaul Husna oleh kekasihnya yang dirangkum oleh Kompas.com:

1. Dibunuh dengan bantal dan pisau

Asmaul Husna dibunuh kekasihnya menggunakan bantal dan pisau.

Hal itu disampaikan Kanit Reskrim Polsek Manggala Iptu Syamsuddin seperti dilansir dari Tribun Timur.

Ia mengatakan, RK menggunakan bantal untuk menutup wajah Asmaul.

"Awalnya pelaku menutup wajah korban selama 15 menit," ungkapnya. 

Namun, RK melihat Asmaul Husna masih bernafas. Ia pun mengambil pisau dari dapur untuk membunuh korban. 

Baca juga: Seorang Mahasiswi di Makassar Ditemukan Tewas Dalam Kamar, Ternyata Dibunuh Kekasih

2. Ditemukan sepupu

Jasad Asmaul Husna pertama kali ditemukan oleh sepupunya, Satriani.

Mereka diketahui tinggal bersama di rumah pamannya.

Satriani menemukan Husna dalam keadaan telentang dengan muka tertutup bantal sekitar pukul 12.00 siang waktu setempat.

Kondisi sebagian tubuh korban saat itu berlumuran darah.

"Datang kan tadi siang, saya buka pintu kamar sudah begitu (telentang)," katanya dikutip dari Tribun Timur.

Baca juga: Tak Hanya Dibunuh, Mahasiswi di Bengkulu Diduga Diperkosa dan Dirampok

3 Pengakuan kekasih

Polisi kemudian menangkap RK. Ia mengakui telah membunuh Asmaul Husna.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmo mengatakan, RK merupakan kekasih Asmaul Husna.

"Pelaku berinisial RK mahasiswa semester VII Fakultas Ekonomi UIN," katanya.

Polisi sudah menetapkan RK sebagai tersangka. Saat ini RK masih menjalani pemeriksan di Polrestabes Makassar.

Sumber: KOMPAS.com (Editor: David Oliver Purba), Tribun Timur

Editor: Pythag Kurniati

Artikel Asli