Dianggap Tak Setia, Raja Thailand Copot Gelar Selir Kerajaan

Kompas.com Dipublikasikan 14.01, 21/10/2019 • Ardi Priyatno Utomo
HANDOUT/AFP
Foto tanpa tanggal ini memperlihatkan selir Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, yakni Sineenat Bilaskalayani atau dikenal sebagai Sineenat Wongvajirapakdi.

BANGKOK, KOMPAS.com - Raja Thailand Maha Vajiralongkorn mengumumkan pencabutan gelar kerajaan kepada sang selir, Sineenat Wongvajirapakdi karena dianggap "tak setia".

Sineenat yang berpangkat Mayor Jenderal dianugerahi dengan gelar Chao Khun Phra, atau Selir Kerajaan, pada akhir Juli lalu, bertepatan dengan ulang tahun Raja Vajiralongkorn ke-67

Mantan perawat kerajaan berusia 34 tahun itu menjadi perempuan pertama yang mendapat gelar Chao Khun Phra dalam 100 tahun terakhir.

Baca juga: Foto Selir Raja Thailand Dirilis Kerajaan ke Internet

Dalam pemberitaan Royal Gazette dikutip AFP Senin (21/10/2019), status Sineenat dicopot karena dianggap "tidak setiap kepada Raja Thailand".

Selain itu diberitakan Strait Times, dia mencoba untuk menyabotase penunjukan Ratu Suthida Vajiralongkorn na Ayudhya, dan mencoba ikut campur.

Pada akhir Agustus, serangkaian foto Sineenat dan Raja Vajiralongkorn dalam berbagai kesempatan dipublikasikan oleh situs istana.

Publikasi lebih dari 60 foto dan biografi setebal 46 halaman itu sebenarnya sudah dilakukan pekan sebelumnya. Namun, sirkulasinya baru diterapkan Senin (26/8/2019).

Gambar yang dirilis oleh kerajaan memperlihatkan Sineenat mengenakan pakaian tempur, mengoperasikan pesawat, hingga latihan menembak.

Karena pengumuman itu menghebohkan, terutama statusnya sebagai selir dalam 100 tahun terakhir, membuat situs itu mengalami masalah teknis.

Lahir di Provinsi Nan di utara Thailand, dia lulus dari Sekolah Perawat Militer, dilatih sebagai pilot, dan mengabdi di unit penjaga raja sebagai jenderal bintang dua.

Penyuka sepeda dan penerbangan yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di Jerman, Maha Vajiralongkorn ditetapkan sebagai raja dalam upacara berdurasi tiga hari Mei lalu.

Upacara penobatan itu terjadi beberapa hari setelah Raja Maha Vajiralongkorn mengumumkan dia menikah dengan Suthida Vajiralongkorn na Ayudhya.

Suthida, mantan wakil komandan pengawal raja, merupakan istri keempat sang raja yang sudah mempunyai putra dari pernikahan ketiganya, selain enam anak lain.

Raja Thailand dengan gelar Rama X ini baru dikenal publik setelah ayahnya, Raja Bhumibol Adulyadej, wafat pada 2016.

Resmi dinobatkan sebagai penerus Dinasti Chakri awal Mei, Raja Maha Vajiralongkorn tercatat sebagai salah satu pemimpin monarki terkaya dunia.

Kekayaan pribadi Raja Maha, menurut laporan Business Insider, berkisar 30 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 428 triliun.

Setidaknya sang raja mempunyai 6.500 hektar tanah di Thailand, 40.000 perjanjian kontrak di seluruh negeri, dengan 17.000 di antaranya terjadi di ibu kota Bangkok.

Baca juga: [KABAR DUNIA SEPEKAN] Penobatan Raja Thailand | Kelahiran Putra Pangeran Harry

Penulis: Ardi Priyatno UtomoEditor: Ardi Priyatno Utomo

Artikel Asli