Di Tengah Pandemi Virus Corona, Nia Ramadhani Mengungsi ke Hotel

Pikiran Rakyat Dipublikasikan 16.52, 20/03/2020 • Hani Febriani
NIA Ramadhani memilih untuk mengungsi ke sebuah hotel saat rumahnya harus disemprot disinfektan demi hilangkan bakteri dan virus yang menghinggap.*

PIKIRAN RAKYAT - World Health Organization (WHO) telah menetapkan virus corona sebagai pandemi global. Saat ini virus corona telah menerjang Indonesia dengan jumlah pasien positif yang signifikan per harinya.

Penyebaran virus corona di Indonesia mewajibkan masyarakat untuk menjaga kebersihan. Artis Nia Ramadhani rela mengungsi ke sebuah hotel di tengah pandemi virus corona.

Nia beserta keluarga mengungsi lantaran rumahnya sedang dibersihkan dan disemprot obat antiseptik guna membersihkan virus yang ada.

"Kita kan lagi ngungsi nih, karena rumahnya lagi disemprot," ujar Nia Ramadhani dalam InstaStory @ramadhaniabakrie pada 20 Maret 2020.

Istri Ardi Bakrie tersebut harus menggunakan waktunya di kamar hotel bersama putri pertamanya, Mikhayla yang harus mengikuti kebijakan pemerintah.

Pemerintah Indonesia telah meliburkan sekolah dan memberlakukan Work From Home (WFH) bagi karyawan. Warga Indonesia juga diimbau agar tak bepergian termasuk ke luar negeri.

Tak sedikit masyarakat Indonesia yang sudah menerapkan kebijakan pemerintah tersebut salah satunya Mikhayla.

Terlihat dalam InstaStory Nia Ramadhani, Mikhayla menggunakan waktunya dengan belajar seperti saat sekolah pada umumnya dan menggunakan waktu istirahatnya dengan berlenggak-lenggok di kamera ponsel bersama sang ibunda.

"Mikhayla lagi istirahat sekolah satu jam, sekarang lagi istirahat tik-tok lagi," ujar Nia.

Selain itu, pemerintah juga menerapkan kebijakan social distancing dan mengurangi aktivitas di luar rumah guna mengurangi potensi terpapar virus corona.

Hal tersebut dirasakan oleh Nia Ramadhani yang tampak berdiam diri di kamar hotelnya menemani putri pertamanya belajar.

Sementara, jumlah kasus pasien positif virus corona di Indonesia meningkat secara signifikan sejak diumumkan pertama kali pada Senin 2 Maret 2020 lalu.

Pasien positif COVID-19 di Indonesia kini meningkat menjadi 309 positif, 15 orang dinyatakan sembuh dan 25 orang meninggal dunia pertanggal 20 Maret 2020.

Sebelumnya, jumlah kasus yang dikonfirmasi di Indonesia 227 orang, ini berarti telah terjadi penambahan sebanyak 82 orang.

Social distancing sangat perlu dilakukan masyarakat Indonesia guna mengurangi potensi terkena virus corona.

Sementara social distancingbisa dilakukan dengan cara mengurangi aktivitas di luar rumah dan berkomunikasi dengan menggunakan jarak.***

Artikel Asli