Demi Menjaga Kesehatan Tulang, Kenali Penyebab Umum Osteoporosis

Popmama.com Dipublikasikan 07.50, 13/10/2019 • Dimas Prasetyo
Pexels/Rawpixel.com

Osteoporosis menjadi salah satu kesehatan tulang yang paling umum terjadi pada siapa saja, termasuk perempuan. Osteoporosis pun empat kali lebih rentan terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki. 

The International Osteoporosis memperkirakan terdapat sekitar 200 juta perempuan di dunia yang mengidap osteoporosis dengan kondisi tulang lemah serta kehilangan kekuatannya. Gangguan kesehatan osteoporosis bisa terjadi saat pembentukan tulang baru tidak dapat mengimbangi kerusakan apda tulang lama, sehingga tulang menjadi rapuh dan mengalami kekeroposan. 

Demi menjaga agar tidak osteoporosis, Ibu hamil pun memiliki tuntutan lebih berat karena harus menjaga kalsium dan mineral selama menjalani kehamilan agar dapat melindungi kesehatan tulang. 

Ketika masa kehamilan, ibu hamil perlu melakukan perlindungan dengan beberapa cara seperti:

  • Mencukupi kebutuhan kalsium harian untuk ibu hamil disarankan setidaknya 1.300 mg kalsium setiap harinya.
  • Usahakan tidak mengabaikan vitamin D yang dapat digunakan untuk membantu transportasi kalsium secara lebih efisien. 
  • Selalu mengonsumsi makanan sehat dengan seperti buah, sayuran hingga biji-bijian. Produk susu dan sayuran berdaun hijau memberikan kalsium secara alami. 
  • Melakukan olahraga ringan yang aman selama menjalani masa kehamilan. 
  • Mengurangi kebiasaan merokok yang mampu memberikan banyak gangguan termasuk osteoporosis tulang yang serius seperti terjadinya perapuhan atau tulang lemah. 

Perlu diketahui juga bahwa selama hamil, tubuh dapat menyerap kalsium lebih mudah selama kehamilan untuk membantu melindungi terhadap kekurangan kalsium. Dengan menjaga kesehatan tulang, maka membantu perkembangan dan pertumbuhan tulang lebih optimal.

Jika Mama penasaran dan ingin mengetahui beberapa penyebab dari osteoporosis yang mengganggu kesehatan tulang khususnya terjadi pada perempuan, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. 

1. Kadar hormon estrogen mengalami penurunan drastis

womenshealtmag.com

Ma, esterogen merupakan sebuah hormon yang berperan dalam proses produksi massa tulang sehingga mampu mengendalikan aktivitas pembentuk tulang serta penyerap tulang. 

Selain tidak mendapatkan cukup asupan kalsium dan vitamin D, kadar hormon estrogen biasanya mengalami penurunan drastis saat masuk fase menopause. Ketika produksi hormon estrogen terus berkurang secara konsisten, maka tulang juga akan menjadi lebih rapuh dan mudah patah. 

Perlu diingat juga kalau pada fase menopause, ada banyak perempuan yang semakin rentan kehilangan masaa tulang sehingga berisiko terkena esteoporosis. 

2. Memiliki kerangka tulang yang lebih kecil dibandingkan laki-laki

Freepik/shayne_ch13

Mungkin banyak yang bertanya-tanya mengenai alasan perempuan lebih berpotensi terkena esteoporosis dari laki-laki. Hal ini dikarenakan perempuan memiliki kerangka tulang yang lebih kecil apalagi pertumbuhan tulangnya maksimal hanya terjadi pada usia 18 tahun.

Usai melewati usia 18 tahun, maka pertumbuhan tulang akan berlangsung lebih lambat dari sebelumnya. Untuk Mama yang sudah berusia di atas 30 tahun, massa tulangnya tidak akan meningkat lagi serta perlu memahami kalau pengeroposan akibat osteoporosis bisa lebih terlihat cepat. 

3. Memiliki postur tubuh yang lebih kecil dibanding perempuan lainnya

Freepik

Perempuan yang kekurangan asupan kalsium dapat mengalami intoleransi laktosa, sehingga menjadi pemicu dirinya tidak dapat mengonsumsi produk susu hewani. Padadahl perlu diketahui kalau ini susu hewani menjadi salah satu sumber utama kalsium dalam mebangun serta mempertahankan kerangka tulang yang sehat. 

Selain itu, perempuan yang memiliki postur tubuh lebih kecil dibanding rata-rata massa tulang lainnya dapat berisiko lebih besar terkena osteoporosis.

Protecal Membantu Meningkatkan Kesehatan Tulang Pengunjung Popmama Parenting Academy 2019

Popmama.com/Billa

Tulang adalah penopang tubuh yang utama. Mama harus tahu kalau banyak hal rutin seperti menstruasi, kebiasaan ngopi, kurangnya aktivitas fisik dan melahirkan yang dapat menyebabkan berkurangnya kalsium dari tulang.

Nah, hal-hal ini dapat mengakibatkan osteoporosis jika dilakukan dan terjadi terus menerus lho.

Tentunya kita semua ingin dapat bergerak bebas menikmati hari tua kan?

Agar dapat terus bergerak menikmati hari tua dan tetap aktif seutuhnya, jaga selalu kesehatan tulang mama yuk dengan konsumsi Protecal.

Mama jangan remehkan kondisi tulang yaa, karena banyak para mama tidak menyadari mereka mengalami Osteophorosis!

Kerapuhan tulang itu berlangsung dalam waktu panjang dan terjadi tanpa gejala atau rasa sakit lho.

Kehadiran Protecal di acara Popmama Parenting Academy 2019 memberikan pengalaman baru untuk sebagian orang yang ingin mengetahui informasi mengenai kesehatan tulang.

Selain menghadirkan promo beserta hadiah menarik, booth Protecal menghadirkan pemeriksaan kepadatan tulang secara gratis sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan. 

"Para pengunjung Popmama Parenting Academy 2019 ini penasaran dengan pemeriksaan kepadatan tulang yang terjadi pada diri mereka. Apalagi pemeriksaan kesehatan tulang ini masih cukup jarang dilakukan oleh sebagian orang. Usai pemeriksaan kepadatan tulang, pengujung pun akan mendapatkan sebuah hasil berupa grafik untuk mengetahui bagus atau tidak kesehatan tulangnya. Saat grafik berwarna hijau itu berarti kondisi tulang masih sangat bagus, sedangkan jika pengunjung mendapatkan grafik berwarna merah mengartikan kalau kondisi tulangnya sudah mengalami osteoporosis dan membutuhkan bantuan suplemen," kata Lita yang sudah menangani beberapa pengunjung di booth Protecal.

Jika banyak yang mengira kalau tulang itu kuat, namun tulang dalam bisa saja rapuh dan perlu dijaga kesehatannya.

Pada booth Protecal selama rangkaian Popmama Parenting Academy menjadi sebuah wadah untuk banyak orang dalam mengetahui kondisi kesehatan tulangnya serta bersama-sama membantu menjaga dan memperbaiki berbagai masalah tulang. 

"Aku senang ada booth Protecal di acara Popmama ini karena bisa memberikan edukasi mengenai kondisi tulang yang baik karena dengan begitu kita pun diberitahukan untuk mengurangi risiko osteoporosis. Keluargaku sendiri khususnya orangtua juga sudah lama mengonsumsi Protecal untuk menjaga serta memperbaiki masalah pada kesehatan tulang. Namun perlu dihimbau kalau setauku memang ada kandungan asam sedikit, sehingga perlu berhati-hati untuk orang yang memiliki permasalahan lambung. Meskipun begitu, Protecal ada jenis tablet yang bisa dikonsumsi walau ada riwayat penyakit lambung," ucap Carissa usai mencoba melakukan cek kepadatan tulang. 

Demi menghindari risiko osteoporosis, ada baiknya memang perlu menjaga kesehatan tulang sedini mungkin. Hindari berbagai kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi alkohol hingga penerapan gaya hidup yang kurang sehat. 

Lalu tidak ada salahnya untuk memerhatikan kondisi kesehatan tulang dengan melakukan pemeriksaan rutin agar terhindar dari osteoporosis ya, Ma.

  • Kata Psikolog, Begini 3 Langkah Menjaga Kesehatan Mental Anak Balita
  • Lewat Passport Journey, Popmama Parenting Academy 2019 Banjir Hadiah
  • Bikin Rileks! Kelas Prenatal Yoga di POPAC 2019
Artikel Asli