Datang ke Pameran, Mantan Presiden Nintendo Sempat Dikira Satpam

Suara.com Dipublikasikan 23.45, 04/06 • Dythia Novianty
Logo Nintendo. [Shutterstock]
Logo Nintendo. [Shutterstock]

Suara.com - Mantan presiden Nintendo Amerika, Reggie Fils-Aimé, membagikan kisahnya baru-baru ini dalam episode terbaru dari podcast Talking Games.

Reggie mengaku bahwa ia sempat dikira sebagai penjaga keamanan atau satpam oleh seseorang ketika ia datang ke pameran E3 (Electronic Entertainment Expo) pada 2004.

Orang yang mengiranya sebagai satpam merupakan staf yang bekerja di belakang panggung dan staf tersebut tidak tahu bahwa Reggie adalah seorang eksekutif baru di Nintendo saat itu.

"Jadi saya menghadiri E3 dengan setelah dua potong kaus hitam di bawahnya, berdiri, memandang ke kerumunan, ada banyak orang berlalu-lalang dan staf berlarian dengan sibuk. Mereka memiliki ID yang menunjukkan bahwa mereka diizinkan berada di tempat mereka berada. Ada seorang staf yang mendekati saya dan saya menoleh, dia mulai meraba-raba ID-nya dan dia seperti menunjukkan pada saya 'tidak apa-apa bagiku untuk berada di sana'. Orang ini mengira saya adalah penjaga keamanan," ucap Reggie, seperti yang dikutip dari Nintendo Life, Jumat (5/6/2020).

Mantan presiden Nintendo Amerika, Reggie Fils-Aimé. [Nintendoeverything.com]

Pada saat itu, Reggie jelas-jelas baru saja ditunjuk sebagai eksekutif Nintendo yang baru. Reggie cukup penasaran bagaimana reaksi staf tersebut ketika mengetahui dirinya adalah presiden Nintendo Amerika.

"Jadi bayangkan apa yang ada di pikirannya ketika konferensi dimulai dan lampu menyala, dan dia melihatku. Maksudku, dia pasti berkata pada dirinya sendiri, 'Apa yang terjadi dengan Nintendo menyuruh satpam mereka memberikan presentasi? Apa ini?'" tambah Reggie.

Di sisi lain, Reggie melihat ini adalah salah satu momen yang lucu dari pameran E3 pertamanya dan E3 khususnya yang membantu memperkenalkan siapa dirinya dan perusahaan untuk tahun-tahun mendatang.

Artikel Asli