Dapat Orderan Makanan Fiktif hingga Rp 300 Ribu, Driver Ojol Ini Sumbangkan ke Panti

Trending Now! Dipublikasikan 07.00, 07/08
Photo by Unsplash/sizzzikova
Photo by Unsplash/sizzzikova

Tidak sedikit masyarakat yang merasakan sulitnya bertahan hidup di tengah pandemi virus corona. Namun masih ada sejumlah orang yang iseng memesan orderan fiktif makanan melalui ojek online.

Seperti yang baru-baru ini viral di media sosial, pengemudi ojek online yang ditipu oleh konsumennya sendiri.

Kejadian nahas ini merugikan seorang pegemudi ojol yang harus merogoh uang sebesar Rp 300 ribu untuk membeli makanan pesanan konsumen. Sayangnya, usai makanan dibeli, pelanggan ini tidak dapat dihubungi lagi.

Kisah ini dibagikan oleh akun @panggilajaganteng0 di Tik Tok. Ia mengatakan kaget melihat seorang pengemudi ojek online mengunjungi pantinya di kawasan Bojongsari Depok dan memberikan banyak ayam bakar. 

Pengemudi itu menuturkan bahwa ia telah ditipu oleh konsumennya, hingga akhirnya memutuskan untuk mengamalkan orderan tersebut ke panti asuhan Wisma Karya Bakti.

“Barusan di panti gua, jam 12 malem ada Grab food dateng. Kita kaget, ya emang gak ada yang mesen. Isinya ayam bakar banyak banget,” tulisnya

“Kata bapaknya ini buat panti, dia baru dapet orderan fiktif ampe 300 ribu lebih. Gak habis pikir yang mesen fiktif, gak mikir atau gak punya otak,” tambahnya.

Dalam video tersebut @panggilajaganteng0 merasa geram dengan konsumen yang telah menipu pengemudi itu, ia pun mendoakan agar sang ojol mendapatkan rezeki lebih usai beramal.

“Allah lagi ngatur rizki terbaik buat bapak, makasih pak. Asli sabar banget bapaknya, gak ngomel gak papa,” ujarnya.

Video ini telah diputar sebanyak satu juta kali di Tik Tok dan memperoleh 105.500 likes.

@panggilajaganteng0

ga habis pikir.. anak dajal amg yg mesen , dikata lucu kaya gitu..😡😡ga ada otak #fypシ #save20 #foryourpage #samsamadirumah #fyp #xyzbca

♬ original sound - Reanmalik - Reanmalik

Unggahan ini pun menarik perhatian warganet. Banyak yang menyayangkan aksi iseng pemesan makanan palsu ini.

Meski uang dari orderan fiktif tersebut akan diganti oleh perusahaan, warganet mengatakan prosesnya cukup lama dan panjang agar dana itu cair.

Kisah pengemudi ojol ini kemudian viral dan banyak diposting ulang oleh warganet di berbagai lini media sosial seperti Twitter.

Kenapa masih ada orang yang jahat banget melakukan hal seperti ini. 😭 pic.twitter.com/gCcx0lQdQK

— Ketua Umum Partai Sayang Ibu (@bintangwirayasa) August 6, 2020

#TrendingNow