Dahlan Iskan Ungkap Tiongkok sudah Ciptakan Vaksin Anti-Covid-19

Media Indonesia Dipublikasikan 04.04, 26/05 • http://mediaindonesia.com/
MANTAN Direktur Utama PT PLN dan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan

MANTAN Direktur Utama PT PLN dan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyebarkan kabar mengenai perkembangan penemuan vaksin virus korona atau covid-19.

Dalam blog pribadi,

Baca juga:

Dia menjelaskan, setidaknya riset yang dipimpin oleh ahli epidemiologi and virologi di militer Tiongkok Chen Wei, sudah diuji coba sebanyak dua kali.

"Kemarin media di Tiongkok menyiarkan video. Dari kota Wuhan. Isinya orang antre di pusat pengendalian virus dan penyakit menular di kota itu. Video itu diberi latar belakang lagu 'Imagine' dari penyanyi legendaris Inggris John Lennon. Mungkin karena misi lagu itu memang memimpikan dunia tanpa agama." tulis Dahlan, Minggu (24/5).

Dia menambahkan, warga yang antre tersebut adalah relawan uji coba vaksin covid-19.

"Uji cobanya sudah selesai. Sukses. Mereka sudah dua kali disuntik vaksin anti-Covid-19. Selama tiga bulan terakhir. Pada 15 Mei, mereka dinyatakan sudah memiliki antibodi covid-19. Hebat sekali," papar Dahlan.

Baca juga:

Lalu, bagaimana dengan efek samping? "Tidak ditemukan efek samping apa pun --sampai hari kemarin. Mereka dinyatakan sehat. Boleh pulang."

Setelah itu, sambung Dahlan, relawan tersebut mendapatkan sertifikat yang di dalamnya tertera materai dari lembaga pengendalian virus dan penyakit menular di Wuhan serta tanda tangan Mayjen Chen Wei, kepala lembaga itu.

Mayjen Chen Wei adalah ahli epidemiologi and virologi di militer Tiongkok.

Epidemiolog and virolog militer Tiongkok, Mayjen Chen Wei. (Dok scmp.com)

"Yang menyerahkan sertifikat adalah juga si bintang kejora sendiri: Mayjen Chen Wei. Dia seorang wanita yang dikenal sebagai ilmuwan bidang virus," kata dia.

Baca juga:

Menurut Dahlan, Chen Wei menyatakan tetap harus hati-hati. Sebelum memproduksi itu. "Tipikal sikap ilmuwan," kata Dahlan.

Sehingga, lanjut Dahlan, saat ini tinggal menunggu produksi vaksin covid-19. "Lebih utama lagi: kapan sampai Indonesia. Mumpung belum lebih banyak yang bertengkar di pinggir jalan." (X-15)

Artikel Asli