Daftarkan Anaknya ke SMA, Ibu Ini Hendak Diperkosa di Gudang Sekolah

Kompas.com Dipublikasikan 11.55, 07/07 • Kontributor Batam, Hadi Maulana
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi

BATAM, KOMPAS.com - Perempuan berinisial S (40), salah satu warga Batam yang berniat mendaftarkan anaknya masuk ke sebuah SMA negeri di Batam, malah menjadi korban percobaan pemerkosaan, Selasa (7/7/2020).

Aksi tak senonoh itu terjadi di salah ruangan yang ternyata hanya gudang kosong di SMA tersebut.

Beruntung korban bisa menyelamatkan diri sehingga lolos dari aksi pemerkosaan oleh pelaku yang mengaku pegawai sekolah.

Baca juga: Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

 

Kapolsek Sekupang AKP Yudi Arvian yang dikonfirmasi membenarkan kasus tersebut.

Yudi mengatakan, saat ini pelaku berinisial HH telah diamankan di Polsek Sekupang dan sedang menjalani pemeriksaan.

"Pelaku sudah kami amankan usai korban melaporkan kejadian ini," kata Yudi melalui telepon, Selasa (7/7/2020).

Berdasarkan pengakuan korban, Yudi mengatakan, kejadian ini berawal saat S bersama anaknya yang masih berusia 16 tahun mendatangi sebuah SMA negeri di Batam.

Korban datang sekitar pukul 12.30 WIB dan saat memasuki gerbang sekolah bertemu dengan pelaku yang mengaku pegawai di SMA tersebut.

"Saat itu korban bertanya kepada pelaku ruang pendaftaran di mana dan pelaku mengarahkan di salah satu gudang kosong," jelas Yudi.

Namun setibanya di ruang tersebut, korban malah mendapatkan perlakuan tidak senonoh oleh pelaku yang mengaku pegawai sekolah tersebut.

"Korban mengalami upaya pencabulan, bukan perkosaan, korban baru mendapatkan pelecehan," terang Yudi.

Baca juga: Ibu Muda Bunuh Diri Setelah Diperkosa 7 Pemuda di Hutan, Polisi: Pelaku Terus Kami Kejar

 

Setelah melakukan perlawanan, akhirnya korban berhasil kabur dari lokasi kejadian dan diselamatkan oleh warga sekitar.

Bahkan pelaku juga ditangkap dengan bantuan warga sekitar.

"Pelaku masih kami periksa, besoklah kami ekpose kasusnya," papar Yudi.

Penulis: Kontributor Batam, Hadi MaulanaEditor: Farid Assifa

Artikel Asli