[DID YOU KNOW?] Dihantam Bayern, Barcelona Kebanjiran Rekor Memalukan

LINE TODAY Sports Dipublikasikan 03.05, 15/08
optajoe
optajoe

DID YOU KNOW?

Tak ada yang tidurnya lebih tak nyenyak dari para fans Barcelona usai malam tadi Lionel Messi dan kawan-kawan dibuat hancur berkeping-keping oleh Bayern Munchen di babak perempat final Liga Champions 2020. Die Bayern memang lebih diunggulkan sebelum laga dimulai, tapi tak ada satu pun yang menyangka bahwa skor akhir bakal begitu memalukan bagi Blaugrana. Barcelona 2-8 Bayern. Terlihat mustahil tapi itulah realita yang terjadi Estadio Da Luz malam tadi.

Barcelona pun mencatatkan salah satu pertandingan terburuk mereka dalam sejarah klub. Rentetan rekor memalukan pun menghampiri klub yang bermarkas di Camp Nou itu. Yang pertama, sudah tentu, 8 gol yang bersarang di gawang Ter Stegen adalah yang pertama kali menimpa Barcelona sejak tahun 1946! Kala itu Barça kalah 0-8 dari Sevilla dalam ajang Copa Del Rey.

8 - Barcelona conceded eight goals in a game for the first time since losing 8-0 to Sevilla in the Copa del Rey Last 16 in 1946. Collapse@ChampionsLeague #ChampionsLeague #FCBFCB pic.twitter.com/JfIe8ZyGjl

— OptaJose (@OptaJose) August 14, 2020

Mirisnya, aroma "pembantaian" sudah terendus sejak babak pertama. Bagaimana tidak, laga yang diharapkan berimbang justru berakhir berat sebelah. Munchen berhasil mencetak 4 gol yang hanya mampu dibalas satu oleh Barcelona. Itu adalah pertama kalinya Barcelona kebobolan 4 gol di babak pertama sepanjang keikutsertaan Barcelona di UCL.

4 - Barcelona have conceded four goals in the first half of a Champions League match for the first time. Destruction. #UCL pic.twitter.com/tQHXpzU739

— OptaJoe (@OptaJoe) August 14, 2020

Belum berakhir, skor 8-2 adalah rekor agregat kemenangan terbesar dalam sejarah perempat final Liga Champions, yang sebelumnya dicetak Real Madrid saat menghantam APOEL. Namun perlu diingat, kala itu pertandingan berjalan dalam format dua leg, yang berarti apa yang menimpa Barcelona malam tadi sungguh pertanda keterpurukan yang tak bisa dipungkiri.

**Lihat postingan ini di Instagram

You would 8-2 be a Barça fan right now. 🙃

Sebuah kiriman dibagikan oleh Squawka Football (@squawkafootball) pada 14 Agu 2020 jam 1:52 PDT**

Catatan buruk ini pun seolah jadi tanda akan segera berakhirnya masa jaya dua megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Ya, tercatat sejak musim 2005-2006, Messi dan Ronaldo selalu berpartisipasi minimal hingga laga semifinal Liga Champions tiap musimnya. Namun kali ini, keduanya tak mampu melangkah lebih jauh dari perempat final.

2005-06 - 2019-20 will be the first Champions League season since 2005-06 in which neither Lionel Messi or Cristiano Ronaldo will make an appearance in the semi-finals or beyond. Era. #UCL pic.twitter.com/896i7yPngG

— OptaJoe (@OptaJoe) August 14, 2020

Kabar teranyar pun menyebutkan bahwa pelatih Barcelona, Quique Setien bakal segera didepak manajemen Barcelona usai kekalahan super memalukan malam tadi. Akankah ini jadi pertanda Barcelona akan menjalani era transisi usai masa jaya mereka dalam satu dekade terakhir?