Curhatan Istri Cuma Dinafkahi Rp 500 Ribu Padahal Gaji Suami Rp 10 Juta

Suara.com Dipublikasikan 05.57, 13/08 • Reza Gunadha
Curhatan istri diberi nafkah Rp 500 ribu oleh suami yang bergaji Rp. 10 juta
Curhatan istri diberi nafkah Rp 500 ribu oleh suami yang bergaji Rp. 10 juta

Suara.com - Curahan hati seorang istri membuat publik sosial media prihatin karena hanya diberi nafkah Rp 500 ribu oleh suaminya yang berpenghasilan Rp 10 juta per bulan.

Perempuan itu membagikan curhatannya ke sebuah akun Instagram.

"Aku calon ibu sedang mengandung, nunggu lahiran anakku aja karena sudah masuk 9 bulan," tulis dia memulai ceritanya.

Ia mengisahkan bahwa sang suai bekerja di sebuah perusahaan yang cukup besar. Bahkan, gaji suaminya hampir Rp 10 juta per bulan.

Namun, rezeki yang diterima suaminya itu tak membuatnya lantas bahagia karena tak sebanding dengan nafkah yang diterimanya.

"Tapi ngasih ke akunya Rp 500 ribu per bulan. Itu pun kalau habis dibilang akunya boros, jajan mulu, padahal aku rela resign dari kerjaan demi ikut ke kota tempat dia kerja," lanjut perempuan itu.

Ia mengaku sakit hati dengan perlakuan yang ditunjukkan suaminya. Dengan kondisi finansial seperti itu dan tak lagi bekerja, ia mengaku sulit membantu orangtuanya, bahkan untuk merawat diri sekalipun.

"Enggak bisa beli make up. Semua kebutuhanku aku beli dari usaha online kecil-kecilan," ungkap dia.

Kendati diperlakukan tidak adil oleh suami, tapi ia mengaku tetap memberikan yang terbaik untuk pasangan hidupnya.

"Sebagai istri aku sudah ngasih yang terbaik. Baju selalu rapi, rumah selalu bersih, makanan di meja makan selalu ada. Tidak banyak menuntut. Tapi kenapa ya kok suamiku pelit sekali," tulis dia lagi.

Ia menceritaka bahwa suaminya tetap memberi uang kepada sang ibu dengan jumlah yang sama yaitu Rp 500 ribu. Namun, ia tidak pernah mengirim orang untuk mertuanya, orang tua perempuan itu.

"Kecuali memang sudah kepepet banget, orangtua bilangnya "minjam uang" ke aku. Aku enggak tega, alhasil aku kasih diam-diam tanpa sepengetahuan suami," kisah perempuan itu.

Meskipun menikah dengan keluarga yang mampu, namun ia mengaku tidak bahagia dengan watak suaminya yang pelit.

"Aku kepengen cerai tapi kasihan anakku," ungkap perempuan itu lagi.

Konten curhatan itu membuat warganet ramai. tak jarang dari mereka yang mengutuk tindakan yang dilakukan oleh si suami.

"Kalau aku punya suami begini, udah jauh-jauh hari ku tinggal, apalagi kalau tahu daru pacaran, udah ku tinggalin. Enggan nengok-nengok lagi, bersyukur aku punya semua serba pas, pas mau apa dia kasih," komentar seorang warganet.

"Jujur ya, emang suami zaman sekarang perhitungannya matang, cyn. Lebih matang daripada emak-emak," curhat warganet lain.

"Pelit amat jadi laki," tulis warganet.

Artikel Asli