Curhat Atta Halilintar Usai Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama

kumparan Dipublikasikan 04.07, 14/11/2019 • Caroline Pramantie
Atta Halilintar Foto: Instagram @attahalilintar.

YouTuber Atta Halilintar kembali menjadi sorotan. Namun, kali ini bukan lagi soal permasalahannya dengan Bebby Fey.

Atta Halilintar baru saja dilaporkan ke polisi oleh seorang pria bernama Ruhimat. Ia melaporkan Atta atas dugaan penistaan agama dari sebuah video yang beredar di media sosial.

Menurut Ruhimat, dalam video itu Atta dan adik-adiknya tengah menerangkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat salat seperti bermain handphone dan lainnya. Hal itu yang dinilai Ruhimat merupakan dugaan tindakan penistaan agama.

“(melaporkan) Atta Halilintar dan akun YouTube Gunawan Swallow dengan dugaan pelanggaran Pasal 156 a, dan UU ITE Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 a tentang dugaan Penistaan Agama yang diduga dilakukan oleh Atta Halilintar dan kawan-kawan,” tutur kuasa hukum Ruhimat, Firdaus Oiwobo, ketika ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (13/11).

YouTuber, Atta Halilintar. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

YouTuber berusia 24 tahun ini memang belum memberikan tanggapan tentang hal tersebut. Namun, melalui postingan terbarunya di Instagram, Atta seolah meluapkan semua unek-uneknya

"Memakai nama ku untuk menipu. Menyunting video ku untuk memburukkan nama ku. Memplintir Cerita dan konten ku untuk menaikkan Cerita mu. Tuhan Aku manusia biasa yang tidak sempurna," tulis Atta Halilintar seperti dilihat kumparan, Kamis (14/11).

Meski mendapatkan masalah bertubi-tubi, Atta hanya meminta kekuatan dari Sang Pemilik Kehidupan, agar ia tetap kuat menjalani semua masalahnya.

"Aku tidak pernah mengaku saya orang baik. selalu merasa saya jahat. Kuatkan Aku berikan aku kesehatan dan kekuatan dan juga kedua orang tuaku, Keluarga ku, Orang2 yang aku sayang. Dan semua orang2 yang bergantung hidup dengan ku. Love u God. Atta -Hamba Mu-," tutup Atta.

Firdaus Oiwobo (kanan), Ustad Ruhimat (kiri) meaporkan Atta Halilintar atas dugaan penistaan agama. Foto: Giovanni/kumparan

Sementara itu, pihak pelapor mengaku belum menghubungi Atta Halilintar dan pemilik akun youtube. Pintu damai tetap terbuka namun harus menyertakan peran kementerian Agama.

Artikel Asli