Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Kompas.com Dipublikasikan 15.52, 21/01 • David Oliver Purba
Shutterstock
Ilustrasi cuaca panas, heat stroke

KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memperkirakan cuaca panas yang terjadi di tengah musim hujan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.

"Kondisi ini akan berlangsung sampai tiga hari ke depan, setelah tiga hari ke depan dari hasil analisa BMKG akan berpotensi terjadinya hujan lebat," kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas I BMKG Yogyakarta Agus Riyanto usai Rapat Koordinasi Komprehensif dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul di Bantul, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Jabodetabek dan Daerah Lain Hujan, Kok Yogyakarta Panas seperti Kemarau?

Menurut dia, faktor yang menyebabkan masyarakat DIY merasakan panas yang luar biasa selama sepekan lebih ini karena adanya pola pergerakan angin atau konvergensi atau sebaran angin.

Hal ini menyebabkan awan di pulau Jawa khususnya di DIY menyebar.

"Nah, ini menyebabkan cuaca menjadi cerah. Mengapa, karena intensitas radiasi sinar matahari langsung sampai ke bumi lalu dipantulkan, sehingga kita merasa sangat panas, (lingkungan) kekeringan," katanya.

Kondisi itulah yang menyebabkan saat ini cuaca panas, bahkan suhu di wilayah Yogyakarta mencapai 33 derajat celsius dengan kelembaban udara hampir 50 persen.

"Ini terjadi karena di bagian barat di Jawa Barat ada tekanan udara tinggi, sementara di selatan atau di Australia ada tekanan rendah. Jadi angin bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah menyebabkan awan yang ada di pulau Jawa khususnya DIY menyebar," ucap Agus.

Kondisi yang demikian ini tidak menimbulkan potensi tumbuhnya awan hujan dan menyebabkan cuaca panas.

Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat waspadai dampaknya dengan memperbanyak minum guna menjaga kesehatan.

"Dalam kondisi saat ini diimbau untuk menjaga kesehatan, banyak minum air putih, kalau tidak ada kegiatan penting, tetap di rumah jaga kondisi tubuh, karena memang kondisi saat ini rentan sakit," katanya.

Baca juga: Gelombang Panas Bisa Terjadi di Dalam Laut, Dampaknya Sangat Buruk

Dia juga mengatakan, cuaca panas di Yogyakarta dengan suhu hingga 34 derajat celsius sempat terjadi beberapa hari lalu.

Sementara normalnya suhu panas berkisar 28 sampai 31 derajat celsius.

Editor: David Oliver Purba

Artikel Asli