Cowok Ini Suntikkan Minyak ke Otot Lengannya Supaya Mirip Popeye, Akibatnya Fatal

hai-online.com Dipublikasikan 01.56, 21/11/2019 • Ricky Nugraha
Kirill Tereshin, binaragawan muda yang suntikkan petrolatum ke lengannya supaya terlihat seperti Popeye

HAI-online.com - Seorang binaragawan muda berusia 23 tahun yang ingin menjadi seperti Popeye harus menjalani operasi untuk menghilangkan implan di lengannya karena kalau nggak, nyawanya lah yang bisa hilang.

Cowok bernama Kirill Tereshin dari Rusia tersebut telah menyuntikkan 3 liter petroleum jelly atau petrolatum atau minyak vaseline ke kedua lengannya supaya terlihat lebih kekar seperti Popeye.

Namun selang beberapa lama, kondisinya memburuk. Ia pun kemudian diberi tahu untuk melakukan amputasi ganda demi menyingkirkan implannya tersebut yang membuat ototnya menjadi busuk.

Menurut The Sun, ia telah menyuntikkan petrolatum tersebut dengan seksama sehingga menyebar dan membunuh jaringan ototnya. 

Dia bahkan mulai mengalami demam tinggi, rasa sakit yang hebat dan kondisi yang makin lemah akibat ulahnya tersebut.

Selama operasi, ahli bedah harus menghilangkan gumpalan jelly tersebut dan beberapa pon daging dari lengan Kirill.

Dalam prosesnya, para ahli yang menangani berhasil menghilangkan gumpalan besar jaringan parut dan fragmen otot yang beratnya sekitar 1,3 kg.

“Kirill menyuntikkan sekitar tiga liter ke masing-masing lengan. Ini memenuhi jaringan otot, menghambat aliran darah,” kata dokter.

Proses operasi Kirill Tereshin' (The Sun/Alana Mamaeva)

"Akibatnya, jaringan otot mati dan diganti dengan jaringan parut seperti pohon, kau bahkan bisa mengetuknya dan mendengar suaranya."

Setelah operasi awal, Tereshin harus menjalani setidaknya tiga operasi lagi dan mudah-mudahan bisa mengembalikan gerakan lengannya setelah itu, tetapi otot-otot palsu itu akan hilang.

"Petroleum jelly menjenuhkan otot-otot, di bawah jaringan kulit dan kulit itu sendiri," kata ahli bedah.

"Semua itu harus dilepas, tetapi kita perlu menjaga vena, saraf, dan fungsi anggota tubuh lainnya."

Dokter bedah kemudian mengatakan bahwa Kirill "beruntung" bahwa kerusakan itu hanya tersisa di bagian tubuhnya itu dan nggak menyebar ke seluruh tubuhnya.

 

Artikel Asli