Cocok untuk Ibu Hamil, Manfaat Konsumsi Belut selama Masa Kehamilan

Popmama.com Dipublikasikan 08.00, 07/08/2020 • Winda Carmelita
pixabay.com

Saat hamil, terkadang ada makanan-makanan yang bikin ngidam. Tak terkecuali jenis ikan-ikanan. Salah satunya adalah belut. Hewan berkulit licin ini biasa dijadikan sajian makanan tradisional, seperti digoreng dan dimakan bersama sambal, atau pun disajikan menjadi sushi. Lantas, apakah ibu hamil boleh mengonsumsi belut? Apakah manfaatnya untuk kesehatan?

Berikut Popmama.com merangkum serba-serbi konsumsi belut saat hamil, dilansir dari Momjunction:

1. Meningkatkan stamina

pixabay.com

Belut mengandung kalori tinggi, sekitar 1.350 kalori per pon dan 303 kcal per 100 gram dagingnya. Menambahkan belut ke dalam menu makanan sehari-hari dapat memenuhi dan meningkatkan kebutuhan energi untuk melawan kelelahan yang seringkali dialami ibu hamil.

2. Sumber protein

pixabay.com

Dalam 100 gram daging belut mengandung 18,4 gram protein. Jumlah ini cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan protein ibu hamil. Protein diperlukan di masa kehamilan untuk pembentukan sel tubuh janin. Konsumsi rutin daging belut sebagai sumber protein dapat menunjang tumbuh-kembang janin.

3. Meningkatkan masa otot

pixabay.com

Belut mengandung arganin, asam amino yang memicu hormon pertumbuhan manusia (HGH). Makan belut membantu meningkatkan kekencangan otot dan meminimalkan penumpukan lemak di tubuh selama kehamilan. Jadi, berat badan Mama bisa terkontrol dengan baik selama kehamilan jika Mama memasukkan menu ikan dan belut ke dalam program menu makanan harian.

Arganin juga bisa mengurangi risiko kanker payudara karena menghambat pertumbuhan sel ganas.

4. Sumber vitamin

pixabay.com

Belut kaya akan vitamin A dan vitamin B12. Memasukkan belut ke dalam makanan selama masa kehamilan dapat meningkatkan antioksidan dalam tubuh. Ini berguna melawan degenerasi makula, mencegah stres oksidatif, dan mencegah radikal bebas. Makan belut juga dapat melindungi bayi dari risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan cacat tabung saraf seperti spina bifida, anencephaly, dan encephalocele.

5. Meningkatkan kekuatan tulang

pixabay.com

Belut juga mengandung mineral fosfor. Jadi, mengonsumsi belut sangat bermanfaat selama kehamilan untuk memastikan Mama mendapatkan asupan untuk kekuatan dan kesehatan tulang. Begitu pula dengan kesehatan tulang si Janin dalam kandungan.

Belut aman dikonsumsi ketika hamil. Tapi, pastikan memasaknya benar-benar matang, minimal 62 derajat Celcius. Agar lebih aman, konsultasikan dengan dokter kandungan sebelum memutuskan mengonsumsinya, apalagi jika Mama ada riwayat alergi. Semoga informasi ini bermanfaat!

  • Mama Wajib Tahu! Ini Manfaat Mengonsumsi Ikan Gurame saat Hamil
  • Berapa Dosis Minum Minyak Ikan yang Dianjurkan selama Kehamilan?
  • Benarkah Makan Ikan Bisa Meningkatkan Peluang Kehamilan?
Artikel Asli