Ciri-ciri Kemandulan pada Pria dan Wanita

Tagar.id Dipublikasikan 00.03, 08/08
Ciri-ciri Kemandulan pada Pria dan Wanita

Jakarta - Kemandulan terjadi bukan hanya pada wanita saja. Tetapi pria juga bisa mengalami permasalahan tersebut. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor yang tentu belum banyak diketahui oleh pasangan yang sudah menikah. 

"Apa itu kemandulan? Kemandulan itu adalah proses gagalnya bertemunya sel telur dengan sperma atau tidak jadi pembuahan. Kamu jangan sedih dulu kalau misalnya awal menikah kemudian tidak langsung mendapatkan anak, belum tentu itu disebut kemandulan," kata dokter Made Sanitca Indah melalui channel YouTube SKWAD Health seperti yang dikutip Tagar, Sabtu, 8 Agustus 2020. 

Dokter jebolan dari Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta mengatakan ciri-ciri kemandulan pada pria dan wanita tidak bisa dilihat secara fisik. Tetapi khusus pada pria bisa terlihat dari ciri-ciri seksualnya. 

"Misalnya salah satunya tumbuh rambut pubis di kemaluan laki-laki kadang tipis atau tidak ada. Itu bisa terjadi karena gangguan hormonal, kemudian bisa juga gangguannya pada testis atau buah zakar. Biasanya buah zakarnya salah satu tidak ada atau tidak normal sejak lahir. Bisa juga apabila terjadi pembengkakan atau kemerahan pada buah zakar, kemudian terlihat buah zakar lebih kecil dari pada laki-laki kebanyakan seperti itu juga bisa," ucap dokter Made Sanitca.

Kemandulan pada pria bisa disebabkan karena obesitas atau kegemukan, gaya hidup yang tidak teratur, atau tidak rutin berolahraga. "Kemudian ada beberapa penyakit penyerta, misalnya memiliki keluarga yang ada riwayat kemandulan, ada juga penyakit pada sperma. Biasanya yang paling sering itu adanya trauma atau kecelakaan yang terjadi pada daerah kemaluan biasanya," kata dia. 

Faktor lainnya yang menyebabkan seorang pria mandul karena adanya gangguan atau infeksi pada testis. "Kemudian terpelintirnya testis itu juga bisa menyebabkan kemandulan karena testis itu adalah tempat membentuknya sperma. Jadi apabila proses pembentukannya saja sudah tidak baik, biasanya tidak akan dapat mengeluarkan atau kita sebut ejakulasi secara tepat dan tidak dapat menyebabkan sperma itu menjadi kualitasnya baik," ujar dokter berdarah Bali itu. 

Menurut dia, proporsi tubuh tentu mempengaruhi kualitas sperma. Apabila kualitas sperma baik pasti proses bertemunya dengan sel telur bisa berjalan dengan lancar dan cepat. Kondisi seperti ini pasti bisa mempercepat pembuahan.  

"Nah kadang-kadang kalau misalnya berpengaruh sama obesitas itu biasanya gerakan sperma lebih lambat kemudian bentuk spermanya kurang sempurna, misalnya tidak ada kepala hanya ekor saja, nah itu tidak bisa terjadi pembuahan," kata dokter Made Sanitca. 

Berbeda dengan perempuan, kemandulan bisa terlihat dari siklus menstruasi yang tidak teratur atau berlangsung lama tidak seperti pada kaum hawa lainnya.      

Apabila memang benar terjadi kemandulan bisa dilakukan juga beberapa pemeriksaan, sehingga bisa direncanakan untuk misalnya seperti bayi tabung atau beberapa pemeriksaaan lainnya.

"Ciri-ciri kemandulannya biasanya pertama memiliki siklus menstruasi yang kurang teratur, biasanya dalam 3 bulan atau dalam satu tahun kadang menstruasinya agak terlalu lama. Biasanya kan 5 sampai 7 hari, tapi ini bisa sampai 10 hari atau 15 hari. Kemudian siklus menstruasi, sekali menstruasi itu pendarahannya banyak jadi bisa sampai beberapa kali ganti pembalut," katanya. 

Kemandulan pada wanita juga bisa terlihat dari organ kewanitaannya, seperti rambut kemaluannya sedikit atau cenderung botak. "Kemudian wanita-wanita obesitas itu juga bisa, terlalu sering bekerja atau terlalu keletihan itu bisa menyebabkan penurunan dari produksi sel telurnya," tutur dr. Made Sanitca. 

Kemandulan yang terjadi pada wanita bisa disebabkan dari faktor hormonal yang ditandai dari siklus menstruasi yang tidak normal. "Jadi yang pertama itu kalau kita lihat siklusnya tadi dalam 3 bulan berturut-turut itu ada salah siklus yang di luar normal, maka harus dikonsultasikan pada dokter obgyn, biasanya kita berikan terapi hormonal atau beberapa obat hormonal untuk memperbaiki apabila masih bisa diperbaiki. Kemudian kita lakukan perencanaan untuk melakukan pembuahan antara sel telur dan sperma," ucapnya. 

Salah satu penyebab kemandulan itu bisa juga disebabkan oleh penyakit rahim salah satunya endometriosis. Endometriosis adalah seperti rahim yang berada di luar rahim. 

 "Jadi bisa saja pembuahan itu terjadi dimana saja, salah satunya karena endometriosis ini. Kemudian hal yang lain bisa terjadi di tuba falopi. Jadi pembuahan terjadi pada saluran pada saat menuju ke rahim. Nah itu sebenarnya terjadi pembuahan, tapi kadang bisa menyebabkan namanya kehamilan ektopik atau kehamilan di luar rahim. Hal tersebut bisa menyebabkan kegagalan dari pembentukan janin," kata dokter Made Sanitca. 

Apabila ciri-ciri ini Anda alami, sebaiknya segeralah konsultasi ke dokter yang memahami persoalan ini agar Anda mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

"Untuk wanita ke dokter obgyn, kita melihat apakah ada risiko yang dapat menyebabkan kemandulan. Kemudian bisa juga ke dokter spesialis fertilitas, melihat apakah yang bisa dilakukan selanjutnya. Apabila memang benar terjadi kemandulan bisa dilakukan juga beberapa pemeriksaan, sehingga bisa direncanakan untuk misalnya seperti bayi tabung atau beberapa pemeriksaaan lainnya untuk mempermudah," kata dr. Made Sanitca. 

Baca juga:

  • Kenali Penyebab Telat Menstruasi Meski Tidak Hamil
  • Cara Aman Berhubungan Intim Saat Kondisi Hamil
Artikel Asli