Cerita Pilu Ayah Diteriaki Maling oleh Anaknya Sendiri, Sang Putri Juga Pernah Lakukan Hal Ini

Tribunnews.com Dipublikasikan 16.08, 08/08
Viral di sosial media seorang anak berteriak fitnah sang ayah maling hingga hampir dikeroyok warga.

TRIBUNNEWS.COM - Viral di media sosial, seorang anak meneriaki ayahnya sendiri dengan sebutan maling.

Imbas dari hal tersebut, sang Ayah pun nyaris jadi korban amukan massa.

Kisah tersebut diungkap langsung oleh orangtua sang anak di media sosial.

Dalam akun Instagram bernama sukanti_ningsih, ia bercerita perihal perangai buruk sang putri.

Merekam kejadian dan buktinya, akun tersebut pun membagikan momen ketika sang anak meneriaki Ayahnya sendiri dengan sebutan maling dengan keras.

Sebelumnya, postingan di akun Sukanti Ningsih sempat tersebar di berbagai linimasa.

Video yang telah banyak mendapat perhatian itu lantas viral di media sosial.

Tribunnews.com telah mendapatkan izin dari pemilik akun @sukanti_ningsih, untuk mengutip postingan yang dipublikasikannya pada Kamis (6/8/2020) sore tersebut.

Dikutip TribunnewsBogor.com, terlihat seorang wanita yang mengenakan pakaian berwarna kuning dan helm itu masuk ke dalam garasi di rumah di daerah Probolinggo, Jawa Timur.

Entah apa yang dibicarakan, sang wanita tiba-tiba meneriaki pria paruh baya di hadapannya dengan sebutan maling. (KN)

Hingga belakangan diketahui bahwa sosok pria yang diteriaki maling itu adalah ayah dari sang wanita berbaju kuning.

"Mau apa silahkan," ucap pria paruh baya.

"Maling, maling, maling !" teriak wanita berbaju kuning.

"Maling ? panggil maling, silahkan !" kata pria paruh baya.

Melengkapi ceritanya, akun Sukanti Ningsih pun menjelaskan kronologi sebenarnya.

Bahwa yang tega meneriaki pria paruh baya di video itu adalah anaknya sendiri.

Saat diteriaki maling, sang pria paruh baya itu rupanya hampir diamuk massa.

"Seorang anak perempuan yang tega fitnah dan teriak teriakin bapaknya sendiri dengan sebutan "MALING MALING MALING MALING" hingga beruntung suami saya TIDAK MATI dan suami saya TIDAK jadi salah sasaran amuk karena mau digebukin massa sekitar hanya karena difitnah diteriakin dengan kata " MALING " oleh anak kami sendiri !!!," pungkas akun @sukanti_ningsih.

Mengurai cerita sang putri, akun tersebut menyebut bahwa ia ternyata diperlakukan tak pantas oleh anaknya selama 17 tahun.

Bahkan diakui akun tersebut, dirinya dan sang suami selalu diperas hartanya dan dimintai warisan.

Padahal mereka masih sehat dan belum meninggal.

"Selama anak saya dan sang menantu menikah lebih dari 17 tahun lamanya, hingga punya 3 anak tidak pernah bisa mandiri dan selalu meminta minta, bahkan kami selaku ke 2 orang tua yang masih sehat segar bugar, BELOM MATI dan MASIH HIDUP malah DIPERAS dan DIMINTAIN HARTA WARISAN !!!

( ke 3 anaknya semuanya TIDAK PUNYA MANNER & ATTITUDE yang baik dan ke 3 anaknya selalu SENGAJA diumpankan oleh kedua ortunya untuk selalu meminta minta hal hal yang tidak wajar mulai minta motor, Iphone, sepatu branded, barang2 bermerk, hingga bahkan ( anaknya yang no 1) MAKSA merengek rengek minta dikuliahin malah ke kakek neneknya yang seharusnya itu bukan menjadi tanggung jawab dari kami berdua melainkan tanggung jawab dari kedua orang tuanya sendiri)," kata akun tersebut.

Lihat postingan ini di Instagram

Seorang anak perempuan yang tega fitnah dan teriak teriakin bapaknya sendiri dengan sebutan "MALING MALING MALING MALING" hingga beruntung suami saya TIDAK MATI dan suami saya TIDAK jadi salah sasaran amuk karena mau digebukin massa sekitar hanya karena difitnah diteriakin dengan kata " MALING " oleh anak kami sendiri !!! Selama anak saya dan sang menantu menikah lebih dari 17 tahun lamanya, hingga punya 3 anak tidak pernah bisa mandiri dan selalu meminta minta, bahkan kami selaku ke 2 orang tua yang masih sehat segar bugar, BELOM MATI dan MASIH HIDUP malah DIPERAS dan DIMINTAIN HARTA WARISAN !!! ( ke 3 anaknya semuanya TIDAK PUNYA MANNER & ATTITUDE yang baik dan ke 3 anaknya selalu SENGAJA diumpankan oleh kedua ortunya untuk selalu meminta minta hal hal yang tidak wajar mulai minta motor, Iphone, sepatu branded, barang2 bermerk, hingga bahkan ( anaknya yang no 1 ) MAKSA merengek rengek minta dikuliahin malah ke kakek neneknya yang seharusnya itu bukan menjadi tanggung jawab dari kami berdua melainkan tanggung jawab dari kedua orang tuanya sendiri). Sebelumnya anak perempuan kami telah melakukan penggelapan barang jualan di tempat usaha kami, mulai maling duit, maling emas dan berlian di rumah kami, bahkan tidak sampai disitu juga melakukan 2x bobol kartu kredit suami saya tanpa sepengetahuan kami berdua, juga pernah menduplikatkan kunci brangkas dan mantan pemain TOGEL. Rumah yg ditinggalin oleh anak & menantu saya adalah resmi rumah milik saya yg SAH secara HUKUM dan bisa dibuktikan dengan sertifikat atas nama saya. Kami selaku ke 2 orang tuanya sudah memberikan aba2 lebih dari 3 tahun lamanya agar segera mengosongkan rumah yang ditinggalin tersebut, namun TIDAK PERNAH DIINDAHKAN !!! Hingga meledaklah terjadi peristiwa seperti yang terlampir di video tersebut. Semoga ke 2 orang tersebut bisa mendapatkan HIDAYAH dan diampuni oleh Tuhan 🙏 karena begitu sedih ada seorang BAPAK nya sendiri difitnah dan diteriak teriakin MALING MALING MALING MALING alias Di MALING MALING kan oleh anak perempuannya sendiri. Lokasi : jln. WR SUPRATMAN no 39 kota PROBOLINGGO - JAWA TIMUR 🙏 Sekian dan Terima Kasih 🙏

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sukanti Ningsih (@sukanti_ningsih) pada 5 Agu 2020 jam 11:24 PDT

Tak puas hanya meminta warisan, sang anak juga diakui akui tersebut pernah melakukan hal tak pantas nan keji kepada orangtuanya.

Sang putri pernah melakukan penggelapan barang dan pembobolan kartu kredit orangtuanya sendiri.

Berikut adalah curhatan lengkap orangtua tersebut :

"Sebelumnya anak perempuan kami telah melakukan penggelapan barang jualan di tempat usaha kami, mulai maling duit, maling emas dan berlian di rumah kami, bahkan tidak sampai disitu juga melakukan 2x bobol kartu kredit suami saya tanpa sepengetahuan kami berdua, juga pernah menduplikatkan kunci brangkas dan mantan pemain TOGEL.

Rumah yg ditinggalin oleh anak & menantu saya adalah resmi rumah milik saya yg SAH secara HUKUM dan bisa dibuktikan dengan sertifikat atas nama saya. Kami selaku ke 2 orang tuanya sudah memberikan aba2 lebih dari 3 tahun lamanya agar segera mengosongkan rumah yang ditinggalin tersebut, namun TIDAK PERNAH DIINDAHKAN !!! Hingga meledaklah terjadi peristiwa seperti yang terlampir di video tersebut.

Semoga ke 2 orang tersebut bisa mendapatkan HIDAYAH dan diampuni oleh Tuhan karena begitu sedih ada seorang BAPAK nya sendiri difitnah dan diteriak teriakin MALING MALING MALING MALING alias Di MALING MALING kan oleh anak perempuannya sendiri," curhat orangtua di akun Sukanti Ningsih.

Kisah Anak Durhaka Mau Penjarakan Ibunya

Nasib pilu dialami seorang ibu bernama Kalsum yang hendak dipenjarakan oleh putranya sendiri.

Wanita berusia 60 tahun itu cuma bisa menangis saat tahu anak kandungnya berinisial M (40) melaporkannya ke polisi.

Peristiwa memilukan ini terjadi di Desa Ranggegate, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kalsum tak menyangka anak yang dilahirkan dari rahimnya itu tega melaporkannya hanya karena persoalan sepeda motor.

Pria berinisial M bahkan berniat memenjarakan Kalsum yang tak lain ibu kandungnya sendiri.

Sang anak durhaka itu melaporkan ibu kandungnya ke polisi gara-gara sepeda motor dipakai oleh saudara.

Terkait laporan anaknya ke polisi itu, Kalsum menceritakan jika sepeda motor yang dipermasalahkan tersebut ia beli dari harta warisan suaminya.

Saat itu, M menjual tanah warisan ayah atau suaminya tersebut senilai Rp 200 juta.

Dari penjualan itu, ia mengaku hanya diberi bagian Rp 15 juta.

Kemudian, uang tersebut ia belikan sepeda motor.

Hanya saja karena saudaranya ada yang pinjam, sepeda motor tersebut sementara ditinggal ke rumah saudaranya itu.

Namun tak menyangka, hanya gara-gara dipinjam saudara itu justru anaknya emosi dan menudingnya melakukan penggelapan sepeda motor.

Beruntung laporan anaknya itu ditolak oleh polisi.

Karena ia menganggap tudingan anaknya itu tidak benar.

"Motor itu saya beli dari bagian uang warisan 15 juta, sebenarnya ada Rp 200 juta hasil penjualan, tapi M membawa uang warisan tersebut entah ke mana," kata Kalsum menambahkan.

Kalsum pun mengaku sedih karena dilaporkan oleh anak yang ia kandung di dalam rahimnya sendiri.

Saat ditemui Kompas.com, Kalsum mengaku memang hubungannya dengan sang anak kurang harmonis.

Selain dilaporkan ke polisi itu, selama ini ia memang sering diperlakukan kasar, bahkan sempat diusir dari rumah.

"Dia sering katain saya kotor, ditonjok pernah, dia juga sering menyuruh saya pergi (diusir)" kata Kalsum dengan meneteskan air mata, Senin (29/6/2020).

Meski diperlakukan kasar, namun Kalsum mengaku tidak pernah membenci sang anak.

Bahkan, ia selalu berdoa agar anaknya itu selalu mendapat kebaikan.

"Perasaan sedih, dia anak kandung saya, keluar dari rahim saya, bukan anak tiri, hati saya merasa sedih," kata Kalsum dalam bahasa Sasak ditemui Kompas.com, Senin (29/6/2020).

Laporan M kepada polisi untuk memperkarakan ibu kandungnya, Kalsum karena masalah motor ditilak oleh polisi.

Laporan M ditolak langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Priyo Suhartono.

"Iyaa, saya enggak mau nerima, saya menyarankan untuk dirundingkan keluarga," kata AKP Priyo Suhartono melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin (29/6/2020).

Artikel Asli