Cerita Lengkap Video Cucu Tendang Kakek karena Pakan Ikan, si Perekam Ternyata Bocah Kelas 5 SD

Tribunnews.com Dipublikasikan 10.10, 21/11/2019 • Sri Juliati
Seorang cucu di Kendal, Yusminardi, tega menendang kakeknya sendiri. Ia merasa emosi karena kolam tempat mandi berisi pakan ikan.

Viral video cucu tendang kakek hanya karena pakan ikan di Kendal. Terkuak identitas si perekam. Ternyata, bocah kelas 5 SD.

TRIBUNNEWS.COM - Video seorang cucu menendang kakek sendiri, viral di media sosial, Kamis (21/11/2019).

Peristiwa keji ini ternyata terjadi di Kendal, Jawa Tengah.

Rupanya, video tersebut direkam oleh bocah kelas 5 SD, yang tak lain sepupu si pelaku.

Saat ini, pelaku dan korban telah dibawa ke Unit Penanganan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kendal, untuk menjalani pemeriksaan.

Berikut beberapa fakta dan cerita lengkap video cucu tendang kakek sendiri yang viral sebagaimana dirangkum Tribunnews.com dari Tribun Jateng dan Kompas.com:

1. Peristiwa

Cucu tendang Kakek di Limbangan Boja yang videonya viral. (Istimewa)

Dalam video berdurasi 30 detik itu, terlihat seorang pemuda menendang pria paruh baya di sebuah rumah.

Pemuda tersebut menendang sembari berteriak-teriak pada si kakek.

Tak cukup sampai di situ, lelaki muda itu juga memukul kepala dan menarik baju yang dikenakan sang kakek.

Walau ada seorang wanita lain yang berusaha melerai, tapi pelaku itu tak peduli.

Ia terus memperlakukan kakeknya secara kasar.
Kakek itu pun terlihat hanya bisa pasrah ketika menerima perlakuan tak pantas dari pelaku.

Selain itu, pemuda itu juga bilang, dirinya pernah juga dipukuli di masa kecilnya.

"Koe mbiyen wes ngajar aku, padakne aku ora kelingan wae (Kamu dulu sudah pernah memukul aku, memangnya aku tidak ingat?)," kata dia.

Lelaki tua itu tampak tersungkur di lantai ketika mendapati perlakuan kekerasan tersebut.

2. Identitas korban dan pelaku

Dikutip dari Tribun Jateng, peristiwa ini terjadi di Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan, Kendal, Jawa Tengah.

Pemuda tersebut adalah YMN (22), sedangkan korban yakni kakeknya sendiri, Wasidi (65) tahun.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (17/11/2019).

Namun, video tersebut baru tersebar pada Rabu (20/11/2019) kemarin hingga hari ini setelah diunggah beberapa akun Instagram

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Nanung Nugraha membenarkan video kekerasan tersebut terjadi di wilayah hukum Polres Kendal.

"Saat ini pelaku sudah kami tangkap dan kami amankan dan menuju Polres Kendal untuk dimintai keterangan" ujarnya.

3. Kronologi kejadian

Kapolsek Limbangan, Iptu Agus Riyanto menjelaskan, penganiayaan itu terjadi lantaran pelaku emosi dirinya mendapati pakan ikan yang tersebar di kolam.

Yang memberikan pakan ikan di kolam adalah sang kakek sebab kolam itu baru dimasukkan ikan oleh sang kakek.

Saat mandi dan gosok gigi, YMN melihat ada pakan ikan yang masuk ke dalam mulutnya.

Pakan ikan mengapung di bak mandi, sehingga pelaku emosi dan menendang kakeknya.

"Pelaku emosi, karena saat mandi dirinya mendapati kolam untuk mandi berisi pakan ikan."

"Bahkan pakan ikan itu masuk ke dalam mulutnya, maka dari itu pelaku langsung menghajar kakeknya," ujar Iptu Agus Riyanto.

4. Direkam oleh bocah kelas 5 SD

Siapa sangka, ternyata perekam video tersebut adalah Bocah Kelas 5 SD berinisial R.

R tak lain adalah cucu Wasidi lainnya atau sepupu YMN.

Iptu Agus Riyanto mengatakan, video itu rencananya hendak dilaporkan kepada orangtua R yang tinggal di Jakarta.

Namun, video penganiayaan cucu terhadap kakeknya ini malah tersebar di media sosial.

“Kami belum tahu siapa yang mengunggah video itu ke media sosial."

"Apakah bapaknya, atau orang lain yang juga mendapat rekaman itu," ujar Agus.

Agus mengatakan, korban sempat menangis dan memegang tubuh pelaku, ketika petugas hendak membawa dan memborgol pelaku.

Korban meminta supaya cucunya jangan dibawa ke kantor polisi.

5. Akun pelaku diserbu warganet

Setelah video penganiayaan ini viral, warganet langsung menyerbu akun si pelaku, YMN.

Hingga berita ini diturunkan, postingan terakhir pelaku telah mendapat lebih dari 82 ribu komentar.

Hampir sebagian besar isinya menghujat tindakan pelaku hingga tak sedikit yang meminta agar YMN dijebloskan ke penjara.

arimuji22: Semoga kelak tua nanti kamu dapat balasan yang setimpal

dianalatifahh: Anak gak berotak, gak berpresaan. Senoga di balas oleh Allah perbuatan kau tu, dengan hal yg setimpal. Sadar, minta maaf lah kau ke ornag tua kau. Sosmed mnta maaf gak guna!!!!

cucu_marinir: Gini nih kalo anak nyalinya masih patungan sama jin. Beraninya sma orang tua

plankton.iam: Sekarang rasain tuh penjara!!

6. Ada permintaan maaf dari keluarga

Sebelumnya sudah ada permohonan maaf dari akun Facebook Mundiyah Diyah di Boja Community yang mengaku dari pihak keluarga yang isinya sebagai berikut:

"Mohon maaf untuk semua warga, saya selaku dari pihak keluarga sebelumnya mohon maaf beribu maaf atas kejadian ini,

tp sebenernya itu semua sudah diselesaikan secara kekeluargaan,

dan seandenya ada yang menyebarluaskan itu mungkin yg nggak suka sm keluarga kami,

cari musuh begitu mudah, tp cari saudara untuk kebaikan itu 1001."

Dari informasi yang beredar itu kejadian sudah lama dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Katanya peristiwa itu diduga berawal dari penjualan kambing untuk biaya pelaku untuk pulang dari Malaysia.

Pelaku marah karena masalah hasil penjualan kambing itu diungkit-ungkit sang kakek

Lalu terjadi kesalahpahaman dan terjadilah kekerasan tersebut.

Saat ini pelaku dan kakek Wasidi telah dimintai keterangan pihak kepolisian.

(Tribunnews.com/Sri Juliati) (Tribun Jateng/Dhian Adi Putranto) (Kompas.com/Slamet Priyatin)

Artikel Asli