Cerita Haru di Balik Istri yang Hadir ke Wisuda Mendiang Suami

INDOZONE.ID Dipublikasikan 06.59, 14/10/2019 • Putri
Cerita Haru di Balik Istri yang Hadir ke Wisuda Mendiang Suami
Potret seorang ibu yang memakai baju biru saat datang ke wisuda mendiang suaminya ini membuat banyak netizen terharu

Kehadiran wanita yang mengenakan baju biru di atas panggung saat momen wisuda ini membuat banyak orang terharu. Bagaimana tidak, wanita bernama Nor Aziah Yahaya ini mewakili mendiang suaminya yang meninggal karena menderita kanker limfoma stadium empat.

Suami Nor yang bernama Syes Shahfuddin Syed Zainal Abidin adalah mahasiswa S2 yang telah menyelesaikan pendidikannya di jurusan Komunikasi Massa Universitas Teknologi Mara (UiTM), Malaysia.

Twitter/@thesendulife

Sambil menahan air mata, Nor naik ke atas panggung untuk menerima tanda kelulusan suaminya. Ketika ia berjalan ke atas panggung, di layar ruangan ditampilkan foto mendiang suaminya sebagai tanda penghormatan.

Hal ini membuat para tamu undangan yang hadir mengucapkan bela sungkawa dan doa untuk mendiang Syed. Ketika Nor naik ke atas panggung, tiba-tiba musik gamelan pengiring acara berhenti.

Potret Nor yang naik ke atas panggung tanpa mengenakan jubah wisuda ini kemudian diabadikan oleh seorang mahasiswa peserta wisuda. yang kemudian dibagikan di media sosial Twitter.

Weh saja nak cite harini masa konvo ada sorang wanita atas pentas tak pakai jubah konvo and music gamelan tetiba stopped. Rupanya dia tolong ambil untuk arwah suami dia yang meninggal January 2019 sebab cancer lymphoma ???? we bacakan al Fatihah before dia ambil scroll arwah ???? pic.twitter.com/pqb8QAAcLS

— minah sendu™ (@thesendulife) October 9, 2019

Awalnya Nor ragu untuk menghadiri upacara kelulusan mendiang suaminya, ia takut tak bisa mengendalikan emosinya. Mulanya, pengambilan gulungan surat kelulusan ini akan diambil oleh anaknya yang berusia 12 tahun. Namun karena prosedur upacara yang mengharuskan perwakilan berusia diatas 18 tahun, jadilah Nor yang mengambil tanda kelulusan suaminya.

Bahkan awalnya, Nor berencana untuk tak menghadiri wisuda dan hanya mengambil surat kelulusan tersebut di kantor sekolah pascasarjana. Tapi setelah berpikir bahwa perjuangan suaminya berat untuk memperoleh gelar master, ia akhirnya memutuskan untuk menghadirinya.

"Ketika saya memikirkan semua pergumulan yang dialami oleh almarhum suami saya selama 3 tahun, meraih master-nya dan bekerja paruh waktu pada saat yang sama, saya menemukan keberanian untuk naik ke panggung," ujar Nor.

Almarhum Syed meninggal empat hari setelah divonis dokter mengidap kanker limfoma. Selama ini Syed tidak pernah tau bahwa dirinya mengidap kanker.

Artikel Asli