Cegah Konflik Kepentingan, Erick Thohir Akan Mundur dari Mahaka

kumparan Dipublikasikan 06.55, 21/10/2019 • Feby Dwi Sutianto
Erick Thohir konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan

Erick Thohir siang ini dipanggil ke Istana Negara bersama beberapa kandidat menteri Jokowi. Pengusaha dan mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) ini mengaku akan mundur dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Mahaka Media Tbk (ABBA) bila positif diangkat jadi menteri di jajaran Kabinet Jokowi-Ma'ruf periode 2019-2024.

Erick sendiri belum mengetahui menteri apa yang akan ditempatinya. Namun menurut sumber, Erick akan dipercaya menjadi Menteri BUMN.

"Sudah pasti dengan jabatan seperti ini tidak bolehconflict of interest (konflik kepentingan) tentu kita harus berhenti total," Kata Erick usai bertemu Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (21/10).

Mahaka Media merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online, dan Marketing Company.

Media di bawah Mahaka di antaranya JakFM, GenFM, Jak tv, Harian Republika, hingga Mahaka Advertising. Erick melalui PT Beyond Media menguasai 57,81 persen saham di Mahaka Media per 30 September 2019.

Saat Ketua Umum INASGOC Erick Thohir, dan Wakapolri Syafruddin di acara pengukuhan Atlet Indonesia Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta (5/8). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Erick Thohir mengaku sempat nonaktif di Mahaka Media selama 2 tahun 8 bulan saat menjabat Ketua Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC) 2018 dan Ketua TKN. Ia baru saja aktif lagi di perusahaan setelah beberapa saat vakum.

"Saya rasa sudah hampir 3 tahun lebih. Sekarang baru 2-3 bulan kembali normal, ya mungkin saya itu rahasia Allah lah," sebutnya.

Saat pemanggilan Erick Thohir ke Istana Negara, saham Mahaka Media ikut terkerek naik. Saham Mahaka Media hingga penutupan perdagangan sesi I sudah naik 28,96 persen.

Harga saham Mahaka Media dibuka Rp 188 per lembar. Pada hari ini, saham Mahaka Media berhasil cetak rekor tertinggi di Rp 238 per lembar dan terendah Rp 187 per lembar.

Tercatat frekuensi perdagangan saham Mahaka Media cukup ramai yaitu sebanyak 22.753 kali dengan volume sebanyak 5,5 juta unit saham senilai Rp 116,4 miliar.

Artikel Asli