Cegah COVID-19, Supermarket dan Polisi Bantu Kaum Lansia Belanja Bahan Baku

Trending Now! Dipublikasikan 23.00, 28/03

Hingga hari ini Minggu (29/3), telah ada lebih dari 600.000 kasus positif virus korona baru COVID-19 di seluruh dunia. WHO dan pemerintah meminta masyarakat untuk beraktivitas di dalam tempat tinggal masing-masing, hanya keluar untuk hal yang penting seperti beli obat atau belanja bahan baku. Tetapi, dengan keluar rumah beresiko untuk terinfeksi COVID-19, terlebih pada kaum lanjut usia (lansia) yang lebih rentan untuk terpapar dari virus korona baru.

In Turkey, an elderly man under quarantine couldn't leave his home to get food.
He called the police.
When they arrived, they patiently wrote down his order, then came back with his groceries.
Everyone is helping. Everyone. 🇹🇷 pic.twitter.com/9Yek7pRMbr

— Vala Afshar (@ValaAfshar) March 24, 2020

Maka dari itu, berbagai pihak tengah melakukan langkah preventif yang kreatif untuk melindungi para kaum lansia. Polisi di Turki seperti yang terlihat di video dari tweet @ValaAfshar yang kini telah disukai lebih dari 20 ribu orang, membantu para lansia dengan membelikan keperluan bahan baku mereka agar mereka tidak perlu keluar rumah. Terlihat bahwa polisi dengan sabar mencatat daftar kebutuhan bahan baku yang diperlukan sang kakek selama mengisolasi di rumah. 

Upaya ini tidak hanya diapresiasi masyarakat Turki, tetapi juga dunia internasional. Meski mengisolasi di rumah, kaum lansia harus tetap diperhatikan agar kesehatannya terjaga.

Today I went grocery shopping, and saw this elderly man, probably at least 84 years old, with an empty trolley staring…

Dikirim oleh Helena Ellis pada Senin, 16 Maret 2020

Di halaman Facebook-nya, Helena Ellis menceritakan peristiwa yang ia lihat ketika sedang berada di supermarket, ada seorang kakek yang terlihat sedang berkeliling mencari makanan di antara rak-rak roti yang kosong. Hati Ellis pun tergerak, ia memberikan sebuah roti yang telah ia ambil sebelumnya kepada sang kakek. Sang kakek tersenyum dan berterima kasih padanya.

Ellis mengajak masyarakat untuk membantu kaum lansia, baik yang merupakan keluarga, tetangga, atau yang ditemui di supermarket sekalipun. Di masa seperti ini, Ellis mengingatkan untuk tidak rakus dan mementingkan diri sendiri. 

We’re launching a dedicated shopping hour in our stores to help support the needs of the elderly & people with disability in the community. From tomorrow until at least friday, we’ll be opening exclusively for them to shop from 7-8am, where permitted.

— Woolworths (@woolworths) March 15, 2020

Fenomena seperti ini terjadi di seluruh penjuru dunia akibat pandemi COVID-19. Untuk melindungi para kaum lansia, sebuah supermarket terkenal di Australia sejak 17 Maret kemarin mengkhususkan jam 7 hingga sekitar 8 pagi hanya bagi kaum lansia untuk berbelanja. Pada pagi hari ketika rak-rak di supermarket baru saja diisi, maka kaum lansia tidak perlu khawatir akan kehabisan bahan baku dan dapat menjaga jarak sosial karena keadaan masih sepi.

Selain lansia, kaum disabilitas juga dapat berbelanja pada jam 7-8 pagi. Setelah Woolworths, supermarket lainnya turut mengambil langkah yang serupa untuk membantu melindungi kaum lansia. 

Coronavirus: Edinburgh shop supplies free Covid-19 ‘survival’ packs to those in needhttps://t.co/8nGx1HAnzu

— Edinburgh News (@edinburghpaper) March 14, 2020

Di Edinburgh, Skotlandia, sebuah toko kelontong telah mengambil inisiatif yang lebih untuk melindungi kaum lansia. Melihat fenomena kelangkaan tisu toilet, hand sanitizer, dan masker, mereka memberikan paket produk-produk yang diperlukan untuk mencegah COVID-19 secara gratis kepada kaum lansia. Bahkan, pihak toko kelontong juga menawarkan pengiriman paket gratis tersebut kepada para lansia yang berusia di atas 65 tahun.

Apa reaksimu melihat kisah ini? Yuk share di kolom komentar!