Catat! Ini yang Terjadi pada Tubuh Setelah 4 Bulan Berhenti Minum Alkohol

Suara.com Dipublikasikan 23.10, 21/10/2019 • Vika Widiastuti
Ilustrasi mengonsumi minuman beralkohol (Shutterstock).
Ilustrasi mengonsumi minuman beralkohol (Shutterstock).

Suara.com - Seperti yang sudah kita tahu bahwa alkohol memiliki dampak yang kurang baik untuk tubuh. Terutama ketika dikonsumsi secara berlebihan.

Sayangnya, beberapa orang tidak dapat menahannya karena minuman alkohol dianggap sebagai cara mereka melepaskan stres.

Namun, pernahkah Anda memikirkan apa yang akan terjadi ketika tidak mengonsumsinya dalam kurun waktu hampir empat sebulan?

Melansir Blushy Babe, berikut beberapa perubahan yang terjadi ketika seseorang tidak meinum alkohol dalam 28 minggu.

1. Selera makan (minggu pertama)

Dalam satu minggu, selera makan seseorang meningkat setelah mereka berhenti minum alkohol. Oleh karenanya, manfaatkan waktu ini dengan memakan buah sebagai camilan.

Alkohol akan meningkatkan kadar gula darah. Sehingga, setelah berhenti minum biasanya keinginan untuk makan manis juga meningkat.

Tetapi semua orang tidak memiliki reaksi yang sama. Ini berbahaya bagi orang yang menderita diabetes.

Alkohol bisa menyebabkan kematian. (pexels)

2. Kualitas tidur (minggu pertama)

Tidur akan menjadi sulit ketika seseorang berhenti minum alkohol karena minuman ini membantu seseorang tidur dengan cepat.

Tapi pada kenyataannya, alkohol sebenarnya menganggu jadwal tidur dan menurunkan kualitasnya.

3. Hati dan lambung (minggu kedua)

Alkohol yang dikonsumsi secara rutin dapat mematikan sel-sel hati. Sehingga setelah seseorang berhenti minum, hati mereka akan pulih.

Selain hati, kulit juga mengalami perubahan warna ketika tidak lagi mengonsumsi alkohol.

4. Penampilan (minggu ketiga)

Pada minggu ketiga, tidak akan ada lagi lingkaran hitam di bawah mata atau pembengkakan wajah. Hal ini disebabkan oleh kualitas tidur yang baik.

Ketika tingkat alkohol dalam konsentrasi darah turun, yang membuat mereka terbangun di tengah malam dan membuat tidur terganggu.

Sama halnya dengan kekuatan gigi.

Ilustrasi perempuan konsumsi alkohol (Shutterstock)

Orang yang tidak minum alkohol berisiko kecil mengalami gigi berlubang. Sehingga enamel gigi menjadi lebih kuat.

Kulit orang yang berhenti minum alkohol juga terlihat lebih bersih karena tidak adanya jerawat dan iritasi yang umumnya dialami oleh mereka. Itu terjadi karena ada keseimbangan air dan hormon dalam tubuh, tidak akan ada masalah dalam sirkulasi darah.

5. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular (Minggu keempat)

Alkohol akan menyebabkan peningkatan tekanan darah. Jadi, peningkatan konsumsi alkohol dapat menyebabkan masalah hipertensi.

Orang yang tidak minum tidak menderita masalah seperti itu. Dengan demikian akan terjadi penurunan perkembangan penyakit kardiovaskular.

Artikel Asli