Cara Mengobati Kulit yang Terkena Sengatan Matahari

CNN Indonesia Dipublikasikan 02.17, 23/09/2019

Berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama dapat membuat kulit terkena sengatan matahari. Sengatan matahari ini merupakan reaksi akut pada kulit yang terjadi karena paparan radiasi UV berlebih.

Sengatan matahari dapat membuat kulit terbakar, meradang, kemerahan, dan bahkan kematian sel kulit. Pada anak-anak dan remaja dapat melipat gandakan risiko terkena kanker kulit melanoma.

Kulit yang terkena sengatan matahari ditandai dengan adanya ruam, bintik merah, mengelupas, kasar, dan panas. Beberapa juga mengalami gatal dan bengkak.

Berikut cara mengobati kulit yang terkena sengatan matahari.

1. Menjauh dari matahari

Jika terus-terusan berada di bawah matahari, sengatan dapat menjalar ke area tubuh yang lain. Ada baiknya segera menghindari paparan matahari.

2. Tutup bagian sengatan

Tutup bagian kulit yang terkena sengatan matahari dengan menggunakan pakaian atau kain katun yang longgar sehingga memungkinkan kulit tetap bernapas. Jangan biarkan kulit terkena cahaya matahari langsung untuk beberapa waktu.

Jika sengatan matahari menimbulkan rasa sakit, obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen dapat membantu. Obat ini dapat dikonsumsi untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.

4. Dinginkan kulit

Dinginkan kulit yang terkena sengatan matahari dengan menggunakan handuk basah selama 15 menit. Mandi air dingin juga dapat menjadi solusi.

"Pastikan shower memiliki aliran air yang lembut. Jangan menggosok kulit Anda dengan handuk, tetapi tepuk-tepuk dengan lembut agar kering," kata ahli dermatologi, Anjali Mahto, dikutip dari The Guardian.

5. Losion

Setelah selesai mendinginkan kulit, gunakan losion yang tidak beraroma agar kulit lebih tenang. Lidah buaya atau aloe vera juga dapat digunakan karena bersifat anti-inflamasi.

6. Minum air

Sengatan matahari juga membuat kulit kering dan kehilangan cairan. Minum air dalam jumlah yang banyak agar tubuh tidak dehidrasi dan membantu sengatan matahari cepat pulih. Hindari alkohol karena dapat membuat dehidrasi bertambah.

Artikel Asli