Cara Halus Putri Diana Jelaskan Perceraian pada Pangeran William

Haibunda Dipublikasikan 03.58, 16/12/2019 • Muhayati Faridatun

Bukan perkara mudah bagi Putri Diana untuk menjelaskan masalah perceraian pada anak sulungnya, Pangeran William. Dengan hati-hati, Princess of Wales mencoba memberi pengertian tentang makna perpisahan.

Diketahui, Putri Diana dan Pangeran Charles tak lagi hidup bersama sejak 1992. Ketika itu, William berusia 10 tahun dan sang adik, Pangeran Harry baru menginjak 8 tahun. Tentu saja mereka belum paham benar apa yang terjadi pada orang tuanya.

Dalam wawancara bersama jurnalis BBC, Martin Bashir, di program Panorama, Putri Diana mengatakan, dialah yang pertama kali memberi tahu William soal perpisahannya dengan Charles.

"William bertanya kepadaku, apa yang sedang terjadi dan aku tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaannya," aku Diana.

"Dia menanyakan, apa alasan pernikahan kami berakhir? Dan aku katakan, ada kami bertiga dalam pernikahan ini, tekanan dari media adalah faktor lain, jadi kami sangat sulit untuk bersama."

Seperti Bunda tahu, pernikahan Diana dan Charles tak berjalan mulus. Pasangan yang menikah pada 29 Agustus 1981 ini diterpa banyak isu, termasuk kehadiran kekasih lama Charles, Camilla Rosemary Shand atau lebih dikenal dengan Camilla Parker Bowles.

Putri Diana bersama Pangeran William dan Pangeran Harry/ Foto: Dok. Instagram

Itulah sebab Diana mengatakan pada William bahwa ada mereka bertiga dalam pernikahan tersebut. Perempuan bernama lengkap Diana Frances Spencer itu kemudian memastikan lagi dengan bahasa yang lebih halus.

"Meskipun aku masih mencintai Papa (Charles), aku tidak bisa lagi hidup satu atap dengannya, begitu juga dengan dia," tutur Diana.

Setelah berpisah sejak 1992, Diana dan Charles resmi bercerai empat tahun kemudian. Karena Harry ketika itu baru berusia 8 tahun, Diana memutuskan tidak memberitahunya.

Apa yang terjadi pada Diana dan Charles memang tidak mudah, terlebih saat harus menjelaskan masalah perceraian pada anak-anak. Pertanyaan seperti yang dilontarkan William sudha pasti muncul. Demikian dikatakan psikolog klinis Suzanne Gelb, Ph.D., J.D.

Dikutip dari Psychology Today, Gelb menyarankan agar orangtua menjelaskan masalah perceraian pada anak-anak dengan cara berikut:

1. Beri penjelasan sederhana dan nyata.

2. Pastikan kehadiran orangtua tetap ada bagi mereka.

3. Beri kesempatan mereka berbagi perasaan.

4. Jelaskan kalau perubahan kondisi ini baik bagi keluarga.

5. Jelaskan bahwa ada beberapa hal yang tidak berubah, seperti cinta orang tua untuk mereka.

6. Pastikan sikap dan tindakan orang tua lebih baik dari sekadar kata-kata. Misal, jangan hanya mengumbar kata cinta tanpa punya waktu untuk mereka.

Artikel Asli