Cantik & Misterius, Ini Sosok Asli Sosialita Gadungan Kediri

CNBC Lifestyle Dipublikasikan 09.59, 10/12/2019 • Lynda Hasibuan

Jakarta, CNBC Indonesia- Sejak mendaratkan kaki di Hong Kong, sudah banyak pria yang tergila-gila dengan Azura Luna Mangunhardjono. Tak berdaya dibuai paras jelita Azura, para pria ini rela kuras duit miliaran rupiah untuk wanita yang belakangan buron karena menipu banyak orang.

Kasus Azura pertama kali terungkap oleh media lokal Hong Kong. Kasusnya kian ramai setelah South China Morning Post merilis laporan mengenai perempuan asal Kediri, Jawa Timur itu, dengan judul The Rise and Fall of Hong Kong Socialite Azura.

Dalam tulisan itu, Azura disebut melakukan serangkaian penipuan selama beberapa tahun terakhir dengan berpura-pura menjadi sosialita Hong Kong yang lahir dari keluarga amat kaya di Indonesia.

Kepada salah satu korbannya, seorang ahli teknologi asal New York, Jason, Azura mengaku sebagai salah satu putri Kraton dan kedua orang tuanya masuk di antara 10 orang terkaya di Indonesia.

Perempuan kelahiran 1978 itu juga mengaku tumbuh besar dengan berpindah-pindah antara London, Paris, dan Bali. Azura memaparkan dirinya juga memiliki 10 persen saham di Hotel Four Seasons, Central Hong Kong.

Hingga saat ini, keberadaan Azura Luna belum diketahui pasti. Namun, rekam jejaknya diingat jelas oleh mereka yang diduga korban penipuannya.

Asal-usulnya hingga kini masih dipertanyakan karena Azura mengungkap fakta yang berbeda pada setiap orang yang ditemuinya.

Cantik & Misterius, Ini Sosok Asli Sosialita Gadungan Kediri

Foto: Azura Luna (Foto: Instagram)

Seperti apa sosok Azura Luna, dari mana asalnya?

Mundur ke tahun 2003, sebelum jadi sosialita, Azura Luna pindah ke Hong Kong. Kepindahannya ke sana karena menikah dengan pengusaha hotel, Brad Kirk. Namun pernikahannya kandas, Azura berpisah dengan Kirk sekitar sembilan tahun lalu.

Dikutip dari HaiBunda.com, sejak itu, ia terus-menerus bepergian ke luar negeri. Ia datang dari acara satu ke acara lain, kemudian melebarkan lingkaran pertemanannya.

Sampai akhirnya, beberapa orang mengaku ditipu olehnya membeberkan bahwa ia mengucap fakta yang berbeda.

Hingga kini belum ada yang bertemu orang tua Azura, atau orang tua tiri, terlepas dari kisahnya mengunjungi kerabat di perkebunan keluarga di luar Paris. Dalam sebuah unggahan Facebook, Azura menulis bahwa ibunya tinggal di San Sebastián de Los Reyes, Madrid, Spanyol.

Semua ucapan Azura itu berbeda lagi ketika diwawancara oleh Post Magazine. Ia menerima wawancara dalam bentuk video call. Dia menelepon, katanya dari Luanda, di Angola, tempat dia bekerja dengan organisasi amal.

Di sela-sela wawancara, saat ditanya asal-usulnya. Mata Azura mendadak berkaca-kaca, suaranya bergetar.

"Saya kehilangan orang tua ketika saya berusia 11 tahun. Mereka adalah humanitarian internasional dan tewas di Timor Timur, terperangkap dalam baku tembak, melindungi saya dari peluru," katanya.

"Ibu saya berasal dari Gujarat, di India, ayah saya adalah orang China-Belanda-Indonesia," sambungnya.

Ia menambahkan, orang tuanya telah bertemu di Madrid. Saat ibu Azura bekerja di museum Prado dan ayahnya sedang berkunjung dalam perjalanan backpacking jauh dari studinya di Jerman.

"Itulah alasan aku seorang hopeless romantic dan terlibat dalam semua masalah ini sepanjang waktu," ujarnya.

"Saya lahir di Jerman. Saya tidak pernah tinggal di Indonesia, kecuali di Bali ketika saya bersama calon suami saya," lanjut Azura.

Dia bertemu mantan suaminya, Brad Kirk di Grand Hyatt Jakarta. Ia mengaku kala itu dia membantu para tunawisma yang tinggal di dekat sungai yang sering banjir.

"Saya adalah seorang pengantin muda, mungkin 26, 27, 29 - itu adalah cinta pada pandangan pertama dengan Brad. Saya menjadi ibu dari dua anaknya. Saya benar-benar menikmati itu," ujar Azura.

Namun, di balik pemaparannya tentang asal-usulnya yang sangat meyakinkan itu. Seseorang yang disamarkan namanya memberi tahu. Nama asli sosialita itu bukan Azura Luna Mangunhardjono melainkan Enjang Widhi Palupi. Ia lahir di Kediri, 27 Oktober 1978. Itu adalah informasi yang didapatkan dari grup WhatsApp korban yang diduga tertipu oleh Azura.

Artikel Asli