Camila Cabello Mengidap OCD, Kenali Tanda dan Gejalanya!

Suara.com Dipublikasikan 13.20, 05/06 • Angga Roni Priambodo
Camila Cabello. (Instagram/@camila_cabello)
Camila Cabello. (Instagram/@camila_cabello)

Suara.com - Camila Cabello mengaku dirinya selama ini berjuang dengan masalah kesehatan mental, yaitu gangguan obsesif kompulsif atau obsessive compulsive disorder (OCD).

"Kecemasanku bermanifestasi dalam bentuk gangguan obsesif kompulsif. OCD dapat diwujudkan dalam bentuk yang berbeda, dan untukku ini adalah pikiran obsesif dan perilaku kompulsif," katanya, dikutip dari majalah WSJ pada Kamis (4/6/2020).

Berdasarkan Hello Sehat, OCD adalah kondisi yang menampilkan pola pikiran dan ketakutan yang tidak masuk akal (obsesif) yang membuat penderitanya melakukan perilaku berulang (kompulsif).

Penderita OCD memiliki pikiran dan rasa takut yang tidak diinginkan, ini akan muncul secara terus menerus dan menyebabkan penderitanya terobsesi pada sesuatu lalu akan melakukan tindakan tertentu secara berulang-ulang. Ini adalah respon terhadap ketakutannya.

Misalnya, mereka akan memeriksa pintu apakah sudah terkunci atau belum secara berulang kali, atau memastikan lampu kamar sudah dimatikan sebelum pergi.

Camila Cabello. (Instagram/@camila_cabello)

Tanda dan gejala yang dialami penderita OCD biasanya berupa munculnya perilaku obsesif dan kompulsif yang bukan disebabkan oleh pengguna obat atau kondisi lainnya. Seseorang juga mungkin hanya mengalami gejala obsesif saja atau kompulsif saja.

Gejala obsesif

Pemikiran obsesif ini biasanya menganggu ketika penderitanya memikirkan atau melakukan hal-hal lainnya.

Beberapa gejalanya yang umumnya muncul adalah:

- Takut terkontaminasi oleh benda yang telah disentuh orang lain atau kotor
- Keraguan penderita, apakah telah mengunci atau mematikan kompor
- Stres intens ketika melihat benda tidak rapi atau tidak simetris
- Membayangkan menyakiti diri sendiri atau orang lain
- Pikiran tentang meneriakkan kata-kata kotor atau bertindak tidak pantas yang tidak diinginkan dan membuat tidak nyaman
- Menghindari situasi yang dapat memicu obsesi, seperti berjabat tangan
- Terganggu dengan gambar seksual yang tidak menyenangkan berulang dalam pikiran

Obsessive Compulsive Disorder (OCD) (Shutterstock)

Gejala kompulsif

Kompulsif dalam OCD mengacu pada keinginan melakukan perilaku berulang. Tindakan mental yang dilakukan berulang-ulang ini bertujuan untuk mencegah kecemasan akibat obsesi penderita.

Contoh tanda kompulsif yang terlihat pada umumnya seperti:

- Cuci tangan berulang kali, bahkan sampai kulit lecet
- Memeriksa pintu berulang kali untuk memeriksa apakah sudah terkunci
- Menghitung dalam pola tertentu
- Diam-diam mengulangi doa, kata, atau frasa
- Mengatur barang-barang secara rapi

Obsessive compulsive disorder adalah kondisi yang biasanya dimulai pada usia remaja. Gejala biasanya dimulai secara bertahap dan cenderung bervariasi di sepanjang hidup, dan akan memburuk ketika penderita mengalami stres.

Artikel Asli