CEO SM Entertainment Berbicara Tentang Konsep Avatar aespa, Rencana Masa Depan Red Velvet dan Banyak Lagi

Korean Area Dipublikasikan 01.22, 22/11 • Korean Area
CEO SM Entertainment Berbicara Tentang Konsep Avatar aespa, Rencana Masa Depan Red Velvet dan Banyak Lagi

Pada 21 November, CEO SM Entertainment, Lee Sung Soo memberikan pidato utama di festival start-up global "COMEUP 2020."

Lee Sung Soo mengatakan bahwa “culture technology” SM akan dibagi menjadi tiga langkah: penciptaan budaya, pengembangan budaya, dan perluasan budaya. Penciptaan budaya meliputi casting, pelatihan, produksi, dan manajemen. Memproduksi adalah bagian terpenting dari proses ini, dan sebagai contoh, Lee Sung Soo mengutip EXO, yang memulai debutnya dengan “worldview” yang unik.

Lee Sung Soo berkata, “Pandangan dunia bukan hanya alur cerita tetapi klimaks dari teknologi budaya. Kekayaan intelektual (IP) yang memberikan penggemar sesuatu untuk dihubungkan. Worldbuilding sekarang menjadi bagian penting dari K-pop. Pandangan dunia SM tidak lagi terbatas pada satu tim dan semua artis masa lalu dan sekarang berbagi satu dunia besar bersama. Kami sedang dalam proses menciptakan budaya itu. Secara internal, kami menyebutnya 'alam semesta budaya SM.'" Sebagai contoh, logo aespa ditunjukan di akhir MV SuperM.

Perkembangan budaya melibatkan persilangan di mana penyanyi dapat pindah ke bidang hiburan lain seperti film, variety show, dan musikal. Ini juga mencakup teknologi seperti hologram, augmented reality (AR), game, kolaborasi SM dengan Marvel, dan kolaborasi SM dengan orkestra klasik. Perluasan budaya termasuk kompleks hiburan yang direncanakan SM di Los Angeles dan mengembangkan platform baru seperti Beyond Live.

Lee Sung Soo berkata, “Ini mungkin terdengar seperti SM mengejar langkah-langkah ini secara berurutan, tetapi perluasan budaya langsung kembali ke penciptaan budaya. Misalnya, girl group aespa melakukan debut mereka minggu ini. Ini adalah grup dengan komposisi baru. Ada delapan anggota: empat manusia, dan empat avatar. Grup ini lahir dari hubungan antara anggota asli dan teknologi avatar. Grup ini telah mengumpulkan banyak perhatian sejak debutnya, mencatat 21 juta view pada MV debut mereka dalam 24 jam pertama. Melalui virtual reality, pandangan dunia aespa dapat terhubung dengan pandangan dunia grup dan artis lain, termasuk BoA dari 20 tahun lalu."

Dalam pidatonya, Lee Sung Soo juga membahas masa depan Red Velvet. Ia berkata, "Ada sedikit kontroversi baru-baru ini, tapi kami dengan tulus meminta maaf atas kejadian itu, dan Red Velvet akan segera kembali dengan citra yang lebih dewasa."

koreanarea.com
Repost? SERTAKAN CREDIT!

Artikel Asli