Bus Angkut Rombongan Guru TK Terguling di Blitar, 5 Orang Tewas

Kompas.com Dipublikasikan 06.09, 07/12/2019 • David Oliver Purba
Ilustrasi kecelakaan bus di jalan bebas hambatan. Sumber: Shutterstock

KOMPAS.com - Sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan guru pengawas dan kepala sekolah taman kanak-kanak asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur terguling di jembatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Sabtu (7/12/2019).

Kecelakaan mengakibatkan lima penumpang meninggal dunia. Sementara penumpang lainnya luka-luka.

"Total yang dibawa ke RS di Wlingi (RSUD Ngudi Waluyo Blitar) ada 29 penumpang. Sedangkan, yang meninggal dunia ada lima," kata Direktur RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar Endah Woro saat dikonfirmasi, Sabtu.

Dari lima orang yang meninggal dunia itu, empat di antaranya warga Tulungagung, yakni Siti Fatimah (50) warga Kecamatan Gondang, Anita (46) dan Naksabandi (58) warga Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, lalu Kasihatin kepala sekolah TK Perwari.

Sedangkan, seorang korban lagi adalah Ridwan (75) warga Dusun Sembung, Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Baca juga: Antisipasi Kecelakaan, Petugas Minta Pasang Palang Pintu dan Rambu di Perlintasan Kereta Stasiun Ancol

Kepala Unit Laka Lantas Polres Blitar Ipda Didik Sugianto mengatakan, seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit.

"Saat ini para korban kami evakuasi, dibawa ke rumah sakit. Untuk kendaraan juga masih proses evakuasi berlanjut," kata Didik Sugianto.

Rombongan bus pariwisata yang mengangkut guru pengawas dan kepala sekolah TK asal Kabupaten Tulungagung itu, rencananya akan menghabiskan akhir pekan ke Pasuruan.

Bus terguling di jalan raya Kesamben, tepatnya sebelah timur SPBU Kesamben, sekitar pukul 06.30 WIB.

Lokasi kecelakaan juga dekat jembatan di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

*Baca juga: Hindari Kecelakaan di Bahu Tol, Polisi Imbau Pengendara Jangan Salip Kiri dan Siapkan Segitiga Pengaman *

Editor: David Oliver Purba

Artikel Asli