Buruan Beli, Harga Emas Bakal Makin Mahal di Tahun Ini

Liputan6.com Diupdate 01.00, 10/08 • Dipublikasikan 01.00, 10/08 • Pipit Ika Ramadhani
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 666 Ribu per Gram
Penampakan emas batangan di gerai Butik Emas Antam di Jakarta, Jumat (5/10). Pada perdagangan Kamis 4 Oktober 2018, harga emas Antam berada di posisi Rp 665 ribu per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Analis memperkirakan harga emas akan terus melaju, setelah sebelumnya tercatat USD 2.100. Menurut prediksi, harga emas dapat menembus USD 3.000 untuk tahun ini.

Minat investor yang sangat kuat pada logam mulia menjaga reli tetap hidup, sementara penggerak makro semuanya utuh untuk menjaga momentum kenaikan harga emas, kata para analis.

Harga emas tercatat naik ke tangga tertinggi sepanjang pekan ini. Pertama menembus USD 2.000 per ons, kemudian USD 2.050, sebelum mencapai rekor baru USD 2.089,20 pada penutupan pekan ini. Sementara, pada omentum yang sama, emas berjangka Comex Desember diperdagangkan pada USD 2.043.40, turun 1,26 persen.

Melansir dari laman Kitco, Sabtu (8/8/2020), stimulus fiskal dan moneter global telah menciptakan badai yang sempurna untuk emas. Meskipun harga mundur 2 persen pada hari Jumat, tren keseluruhan tetap bullish.

"Ini sehat bagi pasar untuk menelusuri kembali dan membiarkan sedikit udara keluar dari balon," kata ahli strategi pasar senior LaSalle Futures Group Charlie Nedoss.

Emas dipandang sebagai taruhan paling pasti untuk menjaga inflasi karena bank sentral terus mencetak uang untuk mendukung ekonomi di seluruh dunia.

“Bank sentral utama bekerja untuk menjaga stabilitas dengan memberikan stimulus dan dukungan ekonomi. Artinya ada banyak likuiditas yang mencari rumah. Emas adalah satu, ekuitas adalah yang lainnya. Unsur lainnya adalah suku bunga riil yang rendah, yang menghilangkan argumen bahwa emas tidak memberikan hasil apapun karena tidak ada hasil yang dapat ditemukan dalam obligasi pemerintah, ”kata analis StoneX, Rhona O'Connell.

Investasi yang Paling Realistis

Aksi jual terjadi dan kekhawatiran terhadap situasi ekonomi China membuat harga emas turun 0,5 persen menjadi US$ 1.153,60 per ounce.

Pialang komoditas senior RJO Futures Daniel Pavilonis menyebutkan, orang-orang melihat emas dan perak sebagai investasi yang lebih realistis.

“Salah satu alasan mengapa logam naik adalah karena pencetakan uang. Ini mendorong hasil nyata ke wilayah negatif di jalan. Investor melihat logam mulia sebagai bagian dari teka-teki jangka panjang. Ketika suku bunga turun atau negatif, investor memiliki uang di bank yang pada dasarnya akan dikenakan pajak karena mereka harus membayar bunga padanya. Apa alternatif lainnya? Inilah mengapa orang membeli emas, menerima pengiriman emas batangan, dan membeli kontrak berjangka, ”kata Pavilonis.

Pada akhir tahun, Pavilonis memperkirakan harga emas mendekati USD 3.000 per ons.

Ahli logam mulia Gainesville Coins, Everett Millman menilaiUSD 2.400 juga merupakan target yang menarik untuk dilihat. “Kami mendapatkan USD 2.400 dengan membagi selisih antara USD 2.100, yang merupakan nilai tertinggi tahun 2011 yang disesuaikan dengan inflasi, dan USD 2.800, yang merupakan nilai tertinggi tahun 1980 yang disesuaikan dengan inflasi," kata Millman.

Adapun yang harus diperhatikan investor pekan depan adalah negosiasi stimulus fiskal di Washington. Pendorong utama fluktuasi harga emas lainnya yakni meningkatnya ketegangan antara AS-China, terutama setelah Trump menandatangani sepasang perintah eksekutif yang melarang penduduk AS melakukan bisnis dengan aplikasi TikTok dan WeChat China.

Ada Emas Ukuran 0,1 Gram Seharga Rp 100 Ribu

Emas Hartadinata

PT Hartadinata Abadi Tbk menyikapi kenaikan harga emas dengan berinovasi menawarkan produk logam mulia pada pecahan terkecil 0,1 gram. Inovasi itu dilakukan guna menarik pembeli kecil untuk bisa berinvestasi emas.

CEO Hartadinata Abadi Sandra Sunanto mengatakan, produk emas dengan ukuran terkecil itu bisa dibeli sesuai dengan harga pasaran emas saat ini. Dengan adanya kenaikan hingga di atas Rp 1 juta, itu berarti 0,1 gram emas Hartadinata bisa dibeli pada kisaran Rp 100 ribu.

"Wujud dari filosofi kami, kita buat gramasi pilihan dari 0,1 gram. Jadi hanya kami yg punya pecahan dari 0,1 gram, terkecil sekarang 0,5 gram. Kenapa 0,1? Karena harganya paling terjangkau," kata Sandra dalam sesi teleconference, Jumat (7/8/2020).

Dalam acara peluncuran ini, Sandra memaparkan, pihaknya menyediakan pecahan emas 24 karat dengan kadar 99,9 persen mulai dari ukuran 0,1 gram, 0,25 gram, 0,5 gram sampai dengan 10 gram.

Selain itu, Hartadinata memperkenalkan produk emasnya dalam beberapa bentuk kemasan. Seperti Luxury Edition, Independence Edition, hingga New Normal Edition.

Hartadinata juga telah membuka sesi pre order khusus untuk produk emas berukuran 5 gram sebanyak 75 buah. Penjualan perdana tersebut dimulai pada Jumat hari ini pukul 16.00 WIB melalui laman Instagram @hartadinata.abadi.

"Logam mulia Hartadinata juga dapat dijual kembali (buyback) di jaringan toko Hartadinata, toko partner Hartadinata, termasuk secara online," ujar Sandra.

Hartadinata Luncurkan Emas Terkecil 0,1 Gram, Seperti Apa Bentuknya?

Ilustrasi emas harta karun (iStock)

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terus naik mencapai rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir. Emas Antam kini stabil dijual di atas Rp 1 juta per gram.

Merespon kenaikan tersebut, PT Hartadinata Abadi Tbk merilis produk logam mulia dengan pecahan terkecil 0,1 gram kepada masyarakat.

CEO Hartadinata Abadi Sandra Sunanto mengungkapkan, produk tersebut ditawarkan agar masyarakat bisa berinvestasi membeli emas mulai dari pecahan terkecil, yakni 0,1 gram.

"Wujud dari filosofi kami, kita buat gramasi pilihan dari 0,1 gram. Jadi hanya kami yg punya pecahan dari 0,1 gram, terkecil sekarang 0,5 gram. Kenapa 0,1? Karena harganya paling terjangkau," kata Sandra dalam sesi teleconference, Jumat (7/8/2020).

Dalam peluncuran ini, Sandra memaparkan, pihaknya menyediakan pecahan emas 24 karat dengan kadar 99,9 persen mulai dari ukuran 0,1 gram, 0,25 gram, 0,5 gram sampai dengan 10 gram.

Dia mengatakan, produk yang ditawarkannya sama seperti emas asli yang diperdagangkan Antam. Oleh karenanya, ia pun menjamin keaslian emas yang dijual Hartadinata.

"Kadar sama dengan ANTAM 9,99 persen. Bedanya dengan Antam di urusan branding. Thats why kita coba perkenalkan sesuatu yg berbeda dengan Antam," tuturnya.  

Beberapa Bentuk Kemasan

Ilustrasi Harga Emas

Dalam acara peluncuran ini, Hartadinata memperkenalkan produk emasnya dalam beberapa bentuk kemasan. Seperti Luxury Edition, Independence Edition, hingga New Normal Edition. Khusus untuk sesi pre order yang akan dibuka beberapa saat lagi, Hartadinata menawarkan emas berukuran 5 gram sebanyak 75 buah.

"Kita akan segera launching pre order edition, announce di Instagram kita (@hartadinata.abadi) jam 4.00 WIB. Kemasannya mirip KTP. Untuk pre order kita sedia yang 5 gram saja sebanyak 75 pieces," ujar Sandra.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Asli