Bukan karena Zidane, Ini Alasan Gareth Bale Membangkang di Real Madrid

INDOSPORT.com Diupdate 06.51, 10/08 • Dipublikasikan 08.08, 10/08 • Penulis: Ade Gusti | Editor: Lanjar Wiratri

INDOSPORT.COM – Keinginan keras Gareth Bale tidak mau hengkang dari Real Madrid bukan karena hubungannya yang Zinedine Zidane, namun karena tranfernya ke China yang gagal.

Gareth Bale kini menjadi batu sandungan bagi Real Madrid. Penyerang berkebangsaan Wales ini sjarang dimainkan namun juga tidak ingin pergi dari klub yang sudah dia bela selama tujuh tahun terakhir.

Terbaru, Bale enggan turut serta kala Real Madrid dibantai Manchester City hingga gagal ke perempatfinal Liga Champions pada laga pekan lalu. Alih-alih menonton, Bale malah terlihat menyalurkan hobinya bermain golf

Bale disebut-sebut kesal karena Zinedine Zidane selalu mengesampingkan dia dari skuat utama yang memancing buruknya hubungan antara pemain dan pelatih itu.

Kini satu fakta terungkap.  Dilansir dari Sun Sport, Bale mengungkapkan ke salah seorang temannya bahwa dia merasa dipermainkan Los Blancos, terutama ketika satu tawaran transfer dari China menghampirinya musim panas lalu.

“Gareth (Bale) akan berada di Real Madrid sampai dua tahun terakhir kontraknya kecuali dia mendapatkan transfer yang diinginkan, (bila tidak ada transfer) dia ingin kontraknya tetap dibayar,” kata seorang teman dekat Bale yang dirahasiakan namanya.

“Dia belum memaafkan Real Madrid yang menjegalnya pindah ke China. Dia itu orang yang sangat keras, dan keukeuh membela haknya,” jelas teman Bale itu.

“Bila artinya dia bertahan di Real Madrid selama dua tahun ke depan dan tidak dimainkan, maka itu sudah keputusan bulatnya.”

Sang teman itu menjelaskan bahwa itu sudah menjadi keputusan bula Bale bahwa dia siap bertahan di Real Madri sampai kontraknya berakhir 2022 mendatang meskipun itu artinya dia tidak mendapatkan jam bermain regular.

“Dia hanya akan pindah ke klub yang dia yakini cocok untuknya dan dia hanya akan melakukannya jika Real menghormati apa yang sudah dia lakukan di sana (Madrid),” lanjut sang teman.

Sebagaimana diketahui, Bale memang hampir pindah ke China ketika sebuah klub dari Negeri Tirai Bambu, Jiangsu Suning, menawarinya gaji tinggi pada musim panas 2019.

Bale sendiri sudah menyepakati gaji sebesar 1 juta pounds atau Rp19 miliar per pekannya, namun Real Madrid membatalkan kesepakatan itu secara sepihak hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu.

Di Real Madrid sendiri, Bale mengantongi gaji 30 juta pounds setahun di tambah bonus, sehingga wajar bila Bale marah karena Real Madrid sudah menghalangi langkahnya mengumpulkan pundi-pundi kekayaan dengan bermain di China.

Bale tercatat belum dimainkan dalam delapan pertandingan terakhir Real Madrid. Secara keseluruhan, pemain 31 tahun itu baru mengoleksi 2 gol dari 16 penampilannya di LaLiga Spanyol musim ini.

Artikel Asli