Bukan Lagi Jadi Fokus Isuzu, Panther Jadi Terpuruk

Otosia.com Dipublikasikan 15.15, 13/12/2019

Otosia.com -

Jika dulu Isuzu Panther cukup serint terlihat melintas di jalanan Indonesia, maka sekarang sudah tidak lagi. Terang saja, penjualan Isuzu Panther rupanya cuma 300 unit dalam satu bulan.

Menurut Vice President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Keiji Takeda, pihaknya lebih fokus untuk kendaraan komersial. Itu menjadi salah satu alasan mengapa penjualan Panther kian terpuruk.ÂÂ

"Karena Isuzu tidak seperti Toyota, Daihatsu yang khusus menjual passenger car. Kalau Isuzu mulai dari LCV, sampai truk besar. Jenis kendaraan banyak sekali," kata Keiji di Karawang, Jawa Barat.

 (kpl/tys)

Meski begitu, Isuzu sebetulnya juga punya passenger car lain. Bukan hanya Panther saja. Tapi juga ada MU-X dan D-Max.

Rupanya nasib kedua mobil tersebut juga tak kalah dengan Panther. MU-X hanya terjual sekitar 100 unit setiap bulannya. "Kalau D-Max pick-up itu kebanyakan ke fleet, jadi penjualannya tidak stabil," bebernya.

Sementara itu, Keiji mengaku bahwa saat ini lebih berkonsentrsi kepada penjualan LCV dan truk. Pasalnya, mobil penumpang Isuzu tak memiliki angka penjualan maksimal.

"Kita harus konsentrasi ke mana. Jadi kita utamakan ke truk, habis itu LCV, baru passenger car," tandasnya.

 Isuzu Panther (Liputan6.com)
Isuzu Panther (Liputan6.com)
Artikel Asli