Bukan Hanya untuk Bayi, Ini 5 Manfaat Menyusui untuk Mama

Popmama.com Dipublikasikan 03.00, 10/08 • Putri Syifa Nurfadilah
Unsplash/kevin liang

Setiap mama tentunya ingin memberikan ASI kepada setiap anaknya. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa banyak hal yang terjadi dan hambatan selama memberikan ASI tersebut. Mama diharapkan tidak perlu menyalahkan diri sendiri ketika memang tidak bisa menyusui layaknya mama yang lain.

Bagi mama yang tidak memiliki hambatan dalam menyusui, ternyata bisa mendapatkan manfaat dari menyusui tersebut. Disampaikan oleh dr. Ameetha Drupadi yang merupakan dokter sekaligus konselor laktasi, ia menyebut ada beberapa manfaat tak terduga yang bisa didapatkan.

“Sebenarnya banyak sekali manfaat seperti yang sudah kita kenal selama ini. Bahkan menyusui bisa membakar kalori,” jelas dokter Ameetha dalam Popmama Talk Pekan ASI 2020 pada Minggu (2/8/2020).

Apa saja manfaat menyusui untuk Mama yang tidak terduga? Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.

1. Mengurangi perdarahan pasca melahirkan

freepik.com/grooveriderz

Dijelaskan oleh dokter Ameetha bahwa rahim perempuan yang tadinya terdapat bayi kemudian dilahirkan akan mengalami perdarahan. Ketika si Bayi menyusu kepada Mamanya, bisa mengurangi perdarahan pasca melahirkan ini.

“Karena ketika bayi mengisap payudara Mama, rahim akan kontraksi. Tadinya rahim kan ada bayinya dan terbuka lebar, nah dia kan harus mengecil dan kontraksi lagi.Ketika dia tidak bisa kontraksi, dia akan perdarahan. Nah, salah satu cara mengurangi perdarahan adalah dengan menyusui,” jelas dokter Ameetha.

Dengan begini, Mama akan terhindar dari anemia setelah melahirkan bayi. Dokter Ameetha juga mengatakan dengan menyusui secara langsung selama masa nifas, rahim bisa cepat bersih.  

“Darah akan lebih cepat keluar dan cepat bersih, dan rahim kita lebih cepat mengecil atau involusi, jadi sangat bagus banget menyusui untuk Mamanya,” tuturnya.

2. Mengurangi baby blues

Freepik/phduet

Ketika seorang Mama melahirkan bayi, pastinya ada berbagai rasa sakit yang dirasakan. Baik mama yang melahirkan secara normal maupun caesar. Belum lagi melewati masa pembukaan yang perjuangannya luar biasa. Ketika anak sudah lahir dan menyusu kepada Mama, proses ini bisa mengurangi rasa sakit dan nyeri tersebut.

“Bisa mengurangi gejala depresi atau baby blues. Karena ketika baru lahir kan ada perubahan hormonal, ibu itu lebih sensitif. Ketika lebih sensitif, kalau Mama yang menyusui bayinya akan timbul hormon oksitosin. Hormon itu kan hormon cinta, hormon happy, hormon senang,” jelas dokter Ameetha.

3. Membakar kalori

Freepik/nensuria

Tak hanya itu, hal yang cukup mengejutkan disampaikan oleh dokter Ameetha yakni proses mengASIhi seorang mama kepada anaknya ternyata bisa mendorong pembakaran kalori dalam tubuh.

Faktanya adalah sekali anak menyusu hingga kenyang, ternyata bisa membakar kalori mama sampai 300 kalori lho.

“Jadi Mama yang menyusui itu cepat langsing, cepat cantik lagi, itu salah satu penting banget. Jadi kalau kita habis melahirkan, memang asupan gizinya harus lebih maksimal, karena kebutuhan mama lebih banyak kan. Tapi dengan menyusui itu akan terbuang kalori, jadi Mama lebih cepat langsing lagi,” paparnya.

4. Terjalin ikatan batin dengan si Kecil

Freepik/freepik

Salah satu fakta dari manfaat menyusui yang bisa semua mama rasakan adalah terjalin ikatan batin yang kuat dengan sang Anak. Apalagi jika Mama dan anak sering melakukan direct breastfeeding.

“Dan yang paling penting ikatan batin mama dan bayi itu sangat kuat. Karena ketika bayi menyusu pada Mamanya akan merasa lebih happy, lebih senang, percaya dirinya lebih tinggi. Jadi manfaatnya luar biasa banget,” tutur dokter Ameetha.

5. Mengurangi risiko kanker

Freepik/jcomp

Selanjutnya yakni yang tak kalah mengejutkan adalah dengan Mama mengASIhi bisa mengurangi berbagai risiko penyakit. Karena kalori mama bisa terbakar sewaktu menyusui, maka bisa mengurangi risiko diabetes, penyakit jantung, hingga mengurangi potensi adanya kanker.

“Karena ketika baru lahir secara fisik terbentuklah ASI. Kemudian di rahim pun kan ada darah kotor ketika baru lahir. Bisa berpotensi terjadinya kanker rahim maupun sumbatan dalam payudara yang menyebabkan kanker payudara. Jadi ternyata menurut penelitian, terjadinya kanker di payudara maupun rahim itu lebih rendah terjadi pada Mama yang menyusui,” jelas dokter Ameetha.

Wah, luar biasa sekali bukan manfaat menyusui untuk Mama?

Sebagai Mama, tentunya momen mengASIhi adalah momen yang tidak ingin Mama lewatkan. Dokter Ameetha mengingatkan pentingnya support system sejak hamil trimester ketiga untuk mendukung kesiapan mental untuk Mama menyusui. Sebab, menyusui itu tidak bisa terjadi secara sesaat, tapi perlu ada kesiapan juga.

Semangat terus untuk mengASIhi ya Ma!

  • 7 Hal yang Harus Dilakukan setelah Melahirkan untuk Meningkatkan ASI
  • Penyebab dan Cara Mengatasi Infeksi Jamur pada Payudara saat Menyusui
  • Wajib Tahu, Begini Cara Aman Memerah ASI dengan Tangan dan Pompa
Artikel Asli