Bukan Digigit Jin, Ini 3 Penyebab Memar Tanpa Terbentur

kumparan Dipublikasikan 03.54, 13/07 • Orami Parenting

Memar terjadi ketika ada pembuluh darah robek atau pecah, menyebabkan warna kulit menjadi hitam-kebiruan. Seseorang memiliki memar biasanya karena bagian tubuhnya terbentur, atau terjatuh.

Pada kasus memar tanpa benturan, biasanya orang mengartikannya sebagai "digigit oleh makhluk halus." Padahal, ada penyebab memar tanpa terbentur menurut sains lho, Moms.

Memar biasa sembuh dalam waktu 2 sampai 4 minggu. Dalam proses penyembuhan, biasanya akan terjadi perubahan warna, dari hitam-keunguan, biru-kemerahan, atau hijau-kekuningan.

Baca Juga: Benarkah COVID-19 Bisa Menular Lewat Udara?

Penyebab Memar Tanpa Terbentur

Melansir dari Mayo Clinic, kebanyakan memar terbentuk ketika pembuluh darah kecil (kapiler) di dekat permukaan kulit rusak oleh dampak pukulan atau cedera, yang sering terjadi lengan atau kaki.

Ketika kondisi ini terjadi, darah bocor keluar dari pembuluh dan awalnya muncul dengan warna hitam-kebiruan. Saat tubuh kembali menyerap darahnya, maka tanda memar itu menghilang.

Baca Juga: Anak Mudah Memar? Mungkin Ia Mengalami Trombositopenia

  • Konsumsi Obat Tertentu

Konsumsi obat untuk kondisi medis tertentu bisa menyebabkan seseorang mengalami memar dengan mudah, bahkan ketika tubuh tidak terjadi benturan atau terjatuh.

Mengutip jurnal American Academy of Family Physicians, beberapa obat yang dapat menyebabkan mudah memar contohnya aspirin, obat sakit seperti ibuprofen, naproxen, dan pengencer darah.

  • Sepsis

Sepsis terjadi ketika tubuh keracunan darah oleh bakteri. Kondisi ini bisa menjadi penyebab memar tanpa benturan pada tubuh.

Mengutip Hopkins Medicine, orang dengan sepsis sering mengalami ruam hemoragik (bercak darah kecil pada kulit).

Jika tidak diobati, bisa jadi lebih besar dan mulai terlihat seperti memar dengan warna kulit keunguan.

Baca Juga: Bayi Memar, Yuk Cari Tahu Cara Aman Untuk Menghilangkannya

  • Gangguan Perdarahan atau Pembekuan Darah

Memar berhubungan dengan pembuluh darah. Maka, gangguan perdarahan atau pembekuan darah bisa menjadi penyebab memar tanpa benturan pada tubuh. Beberapanya seperti:

  • Hemofilia.

  • Penyakit Von Willebrand, penyakit kelainan genetik.

  • Trombositopenia imun (ITP), kelainan yang membuat mudah memar dan pendarahan berlebihan karena kadar trombosit sangat rendah.

  • Gangguan perdarahan atau pembekuan darah lain yang jarang terjadi.

Selain ketiga penyebab di atas, tubuh yang malnutrisi juga bisa menyebabkan memar tanpa benturan pada tubuh. Hal ini termasuk ketika tubuh kekurangan vitamin B12, vitamin C, vitamin K, atau asam folat.

Nah, itulah beberapa kondisi yang menjadi penyebab memar tanpa terbentur.

Konsultasikan ke dokter bila memar tersebut tidak kunjung mereda dalam waktu lama, ya.

Artikel dari Orami Parenting

Artikel Asli