Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Diduga Low Explosive

kumparan Dipublikasikan 03.09, 13/11/2019 • Ahmad Romadoni
Lokasi bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Foto: Dok. Istimewa

Polisi terus menyelidiki ledakan bom di Polrestabes Medan, Rabu (13/11). Dugaan sementara, bom yang digunakan pelaku berdaya ledak rendah atau low explosive.

Hal ini dapat dilihat dari kondisi pelaku yang tewas dan barang-barang yang ada di sekitarnya.

Lokasi bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Foto: Dok. Istimewa

Tubuh pelaku tergeletak di halaman Polrestabes Medan. Tubuh bagian bawah pelaku tampak tak utuh. Sedangkan, tubuh bagian atas masih terlihat utuh. Bahkan, wajahnya masih terlihat.

Selain itu, barang-barang yang ada di sekitar tubuh pelaku juga tidak ada yang hancur. Di sekitar tubuh pelaku ada sebuah bus, truk, satu mobil dinas Nissan X-Trail, dan satu mobil Honda C-RV.

Truk yang paling dekat dengan tubuh pelaku tampak tak ada yang rusak. Kaca truk tidak ada yang pecah. Begitu juga dengan kendaraan lainnya. Bahkan tulisan 'Polrestabes Medan' di kaca depan truk masih utuh.

Petugas membuat garis polisi di sekitar jenasah pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Foto: Twitter @zevanya

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo belum mau mengungkapkan hal itu. Dia masih menunggu informasi terkini dari petugas di lapangan.

"Saat ini sedang dilaksanakan olah TKP oleh Densus 88 dan Polda Sumatera Utara. Untuk low atau high explosive kita ketahui setelah pemeriksaan," kata Dedi saat dikonfirmasi, Rabu (13/11).

Artikel Asli