Bocah SD Jual Cilok Untuk Beli Paket Data

Keepo.me Diupdate 22.15, 08/08/2020 • Dipublikasikan 22.15, 08/08/2020 • Reva Dewa

Sungguh salut sama kamu dek!

Kisah miris datang dari seorang bocah asal Solo, bocah yang diketahui duduk di bangku sekolah dasar (SD) kelas 6 ini, memilih untuk berjualan cilok demi membeli paket data agar tidak ketinggalan mengikuti pembelajaran online selama pandemi corona.

Tanpa menunggu lama, kisah bocah bernama Darwis ini pun viral di dunia maya, tak sedikit netizen yang memuji dirinya.

Tidak bisa dipungkiri, mewabahnya virus corona memang menghambat segala macam aktivitas, tak hanya dilingkungan kerja, tapi juga di dalam lingkungan belajar mengajar, semenjak diberlakukannya sekolah online, mau tidak mau para orantua wajib menyisihkan sebagian penghasilan guna membelikan HP atau paket data agar sang buah hati tidak ketinggalan pelajaran.

Sayangnya tidak semua orang tua siswa mampu membeli HP atau paket data, tak heran karena alasan inilah tak sedikit dari para orang tua yang mengeluhkan sekolah online, bahkan tak sedikit dari mereka yang turut mengajak putra-putri mereka untuk bekerja agar bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari termasuk pendidikan sang buah hati.

Baca juga : Tak Bisa Beli HP dan Paket Data, Siswa SMP ini Masuk Sekolah Sendirian!

food.detik.com
food.detik.com

Darwis tentu menjadi salah satu contoh bagaimana keluarganya tidak bisa memenuhi kebutuhan pendidikan dirinya, alhasil dia pun merelakan kebebasannya untuk bekerja membantu kedua orangtuanya. Kisahnya viral semenjak dibagikan oleh salah seorang pengguna Instagram dengan akun @thoric.idn. Lewat unggahan berupa video itu, terihat jelas bagaimana perjuangan Darwis saat berjualan cilok.

Bermodal gerobak sepeda berukuran kecil, ia berjualan setiap siang hari dan bergantian dengan sang ibu yang berjualan di malam harinya. Ayahnya sendiri bekerja sebagai cleaning service di sebuah perusahaan swasta di Solo.

Karena keterbasan ekonomi keluarga, membuat si kecil Darwin harus berjuang di tengah kerasnya kota Solo keliling menjajakan cilok, tulisnya dlama keterangan video (22/07).

Lebih lanjut, Thoric juga menceritakan bagaimana Darwis berjualan Cilok di kawasan POM Baron, penumping, paragon hingga ke Pasar Nongko. Sementara rumah Darwis sendiri berada di kawasan Candi, Cemani tepatnya di belakamg kelurahan Cemani.

Baca juga : Kabar Gembira, Mendikbud Nadiem Janjikan Belajar Online Permanen!

food.detik.com
food.detik.com

Video itu pun viral dan banyak dibanjiri komentar dari netizen, tak sedikit netizen yang salut dengan perjuangan Darwis mencari uang demi dapat mengikuti sekolah online.

Semoga kelak jadi orang sukses yang dermawan dan rendah hati yaa dek aamiin ya Allah, tulis netizen.

Tetap semangat yaa dek. Waktu SMP diriku juga gitu kok. Pulang sekolah masih kudu belanja dulu. Belajar juga di warung. Gak papa selama yang dilakukan positif dan halal maju terus. Indah pada waktunya, tulis netizen lainnya.

Artikel Asli