Bisa Berbahaya, Inilah 5 Penyebab Retina Mata Rusak

Popmama.com Dipublikasikan 11.10, 19/09/2019 • Bella Lesmana
Freepik

Mata adalah salah satu organ tubuh yang sangat penting untuk manusia. Sementara bagian utama mata adalah bola mata yang seperti jeli dan disebut humor vitreous.

Di mana bagian depan bola mata memiliki lensa bening dengan iris yang memungkinkan cahaya masuk ke mata dan memfokuskannya pada retina. Jika tidak dijaga dengan baik maka bisa menimbulkan penyakit retina.

Sedangkan penyakit retina adalah sakit mata yang menyerang retina dan menyebabkan penglihatan menjadi terganggu.

Gejala yang biasa terjadi akan menimbulkan gangguan penglihatan seperti pandangan kabur, pandangan bergaris, hingga kehilangan penglihatan.

Secara umum, penyakit retina dapat diobati. Namun jenis pengobatannya tergantung kepada penyebabnya.

Dalam kesempatan kali ini Popmama.com membahas mengenai 5 penyebab retina mata rusak, yaitu:

1. Ablasi retina dapat terjadi pada penderita diabetes

Freepik

Penyebab retina rusak yang pertama ialah karena mengalami ablasi retina. Ablasi retina itu sendiri adalah suatu kondisi adanya cairan di bawah retina. Biasanya terjadi ketika cairan melewati robekan retina, menyebabkan retina terangkat dari lapisan jaringan yang mendasarinya.

Menurut Medical News Today, retina terlepas ketika retina mengelupas dari lapisan dasar jaringan pendukung di bagian belakang mata. Sementara retina merupakan lapisan tipis sel saraf yang peka terhadap cahaya di bagian belakang mata dan semua orang membutuhkan retina yang sehat untuk dapat melihat dengan jelas.

Pada awalnya mungkin hanya memengaruhi sebagian kecil retina, tetapi tanpa perawatan seluruh retina maka bisa terkelupas dan penglihatan akan hilang. Khususnya pada penderita diabetes.

Ketika mengalami ablasi retina, hal ini suatu keadaan yang harus ditangani oleh tim medis. Segera hubungi dokter apabila mengalami perubahan penglihatan mendadak untuk memperbaiki retina yang lepas.

2. Degenerasi makula disebabkan oleh kerusakan bagian tengah retina

Freepik/javi_indy

Penyebab retina mata rusak berikutnya yaitu karena degenerasi makula. Di mana degenerasi makula adalah kondisi yang terkait hilangnya penglihatan sentral.

American Macular Degeneration mengatakan, degenerasi makula seperti dari gabungan katarak dan glaukoma. Saat ini degenerasi makula dianggap sebagai penyakit mata yang tidak dapat disembuhkan.

Di mana degenerasi makula disebabkan oleh kerusakan bagian tengah retina, yakni lapisan dalam belakang mata yang merekam gambar dan mengirimkannya melalui saraf optik dari mata ke otak.

Sementara bagian tengah retina yang dikenal sebagai makula bertanggung jawab untuk memfokuskan penglihatan sentral di mata dan mengontrol kemampuan untuk melihat objek dengan detail halus.

Ketika sel-sel makula memburuk, gambar tidak diterima dengan benar. Jika penyakit tersebut semakin berkembang, seseorang bisa mengalami penglihatan yang kabur.

Saat kondisinya terus memburuk, penglihatan sentral mungkin benar-benar hilang. Suplemen antioksidan dapat memperlambat perkembangan kondisi ini.

3. Epirentinal membran yang membuat pandangan menjadi tidak jelas

Freepik

Membran epiretinal adalah penyebab retina mata rusak. Di mana selembar tipis jaringan fibrosa yang berkembang di permukaan makula dan dapat menyebabkan masalah dengan penglihatan sentral.

Penyakit tersebut menyebabkan tarikan pada retina yang membuat pandangan menjadi tidak jelas.  h  Dikutip dari Moorfields Eye Hospital, mata merupakan lapisan jaringan yang sangat tipis dan sensitif terhadap gambar yang difokuskan ke otak.

Kebanyakan membran epiretinal terjadi karena cairan vitreus (jeli di dalam mata) menjauh dari retina. Masalah ini paling umum terjadi pada orang di atas usia 50 tahun.

Satu-satunya cara untuk mengobati membran epiretinal adalah dengan melakukan operasi yang disebut vitrektomi. 

Selama vitrektomi, ahli bedah akan membuat sayatan kecil di mata dan menghilangkan cairan vitreus dari dalam. Kemudian menangkap dan dengan lembut mengupas membran epiretinal dari retina.

4. Retinopati diabetik yang gejala penglihatan warnanya jadi terganggu

Freepik

Retinopati diabetes adalah komplikasi diabetes yang memengaruhi kesehatan mata. Hal ini disebabkan oleh kerusakan pada pembuluh darah jaringan peka cahaya di belakang mata (retina).

Awalnya, retinopati diabetik hanya menyebabkan masalah penglihatan kabur.

Di mana seseorang tidak bisa menghindari terjadinya retinopati diabetik. Namun pemeriksaan mata secara teratur seperti kontrol gula darah dan tekanan darah yang baik dapat membantu mencegah kehilangan penglihatan.

Dilansir dari Mayo Clinic, bahwa cara terbaik untuk mencegah kehilangan penglihatan ialah segera temui dokter untuk pemeriksaan mata.

Pada umumnya gejala retinopati diabetik meliputi:

  • Bintik-bintik atau string gelap mengambang di penglihatan (floaters)
  • Penglihatan kabur
  • Penglihatan warna terganggu
  • Area gelap atau kosong dalam penglihatan

5. Retinitis pigmentosa yang termasuk sekelompok penyakit mata degeneratif

Freepik

Salah satu penyebab retina mata rusak lainnya yaitu karena retinitis pigmentosa (RP). Retinitis pigmentosa adalah penyakit degeneratif atau penyakit mata yang diturunkan dan memengaruhi retina.

Seperti dikatakan oleh National Human Genome Research Institute, retinitis pigmentosa menyebabkan kerusakan sel fotoreseptor (sel di retina yang mendeteksi cahaya). Sel fotoreseptor itu sendiri berfungsi menangkap dan memproses cahaya yang membantu seseorang saat melihat. Ketika sel-sel ini rusak dan mati, maka penderitanya mengalami kehilangan penglihatan progresif.

RP biasanya dimulai dengan rabun senja dan kurang bisa melihat di malam hari atau saat berada di dalam bioskop.

Tidak ada obat yang dikenal untuk retinitis pigmentosa. Namun ada beberapa pilihan perawatan seperti penghindaran cahaya dan penggunaan bantuan low vision untuk memperlambat perkembangan gejalanya, bahkan dokter juga menyarankan pasiennya mengonsumsi vitamin A sebagai opsi pengobatannya.

Minumlah vitamin A dosis tinggi (15.000 IU / hari) yang sudah diresepkan oleh dokter mata. Itulah 5 penyebab retina mata rusak. Jika Mama menemikan tanda-tanda dari retina mata yang mengalami gangguan, sebaiknya segera diskusikan masalah penglihatan dengan dokter untuk mendiagnosis penyakit retina. Dokter akan menanyakan gejala yang dirasakan oleh penderita dan riwayat keluarga.

Artikel Asli