Bima Aryo: Kini Sparta Sudah Bersama Orang yang Tepat...

Kompas.com Dipublikasikan 07.00, 20/09/2019 • Sherly Puspita
Tangkapan layar akun instagram @bimaaryo.
Presenter Bima Aryo dan anjing jenis belgian malinoisnya. (Tangkapan layar akun instagram @bimaaryo)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sparta, seekor anjing jenis belgian malinois milik presenter TV Bima Aryo kini dalam penanganan unit K9 milik polisi.

Prosedur itu dilakukan setelah Sparta menyerang seorang asisten rumah tangga (ART) di rumah Bima bernama Yayan hingga tewas.

Meski berat berpisah dengan Sparta, Bima kini mengaku tak khawatir. Menurut Bima, saat ini Sparta telah berada bersama orang yang tepat.

"Dia (Sparta) sudah di orang yang tepat. Seorang yang gue kenal juga dan bisa gue datang untuk lihat Sparta, untuk bantu menangani, kasih makan. Dan untuk melatih sparta di situ," ujar Bima dalam video berjudul "TRAGEDI SPARTA - Mohon Doanya…" yang diunggah di kanal YouTube The Golden Family, Kamis (19/9/2019).

Bima menjelaskan, kini Sparta dititipkan kepada seorang dog handler yang ahli dalam bidang penanganan anjing jenis belgian malinois.

Ia mengatakan, handler tersebut sangat mengerti bagaimana cara melatih dan memperlakukan anjing kesayangannya tersebut.

"Karena yang namanya belgian malanois pun memiliki sifat yang beda-beda dan orang yang menangani berbagai jenis belgian malanois tentu akan lebih peka dan sensitif untuk mengerti anjing tersebut," kata dia.

Ia yakin, di tangan handler tersebut Sparta akan tetap dalam kondisi baik dan tak akan membahayakan orang-orang di sekitarnya.

Bima juga senang karena masih dapat rutin mengunjungi Sparta, anjing yang ia anggap seperti keluarganya sendiri.

Sebelumnya, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur Irma Budiany mengatakan, setelah kejadian itu tiga anjing milik Bima harus menjalani observasi, termasuk Sparta.

Setelah dinyatakan tidak mengidap rabies, Sparta tetap tak diizinkan pulang ke rumah Bima karena penolakan warga.

Selain itu, menurut prosedur, Sparta harus dititipkan kepada pihak kepolisian untuk kemudian dilatih menjadi anjing pelacak atau unit K9.

Sebelumnya, Bima juga turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Yayan.

Ia mengaku tak kuasa menahan tangisnya saat mengetahui nyawa Yayan tak tertolong karena kehabisan darah setelah digigit Sparta.

Bima mengatakan, tragedi ini sangat berat untuknya dan keluarga Yayan.

Penulis: Sherly Puspita

Editor: Dian Maharani

Artikel Asli