Bill Gates: Mimpi Buruk Covid-19 Berakhir 2021 untuk Negara Kaya

Suara.com Dipublikasikan 09.41, 08/08 • Liberty Jemadu
Pendiri Microsoft, Bill Gates. [Instagram]
Pendiri Microsoft, Bill Gates. [Instagram]

Suara.com - Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft yang belakangan getol membiayai riset terkait wabah penyakit, memperkirakan bahwa pandemi Covid-19 akan berakhir pada penghujung 2021 untuk negara-negara kaya.

"Pengembangan inovasi baru di bidang diagnosis, obat-obatan baru, dan pada vaksin sebenarnya sangat mencengangkan. Itu yang membuat saya yakin bahwa untuk negara-negara kaya, kita bisa menyelesaikan ini di penghujung 2021," kata Gates dalam wawancara dengan majalah Wired yang terbit Jumat (7/8/2020).

Lalu bagaimana dengan mereka yang hidup di negara miskin atau sedang berkembang?

"Untuk dunia pada umumna (wabah ini) akan selesai pada akhir 2022," kata Gates yang turut mendanai pengembangan sejumlah vaksin Covid-19 di dunia.

Menurut Gates vaksin-vaksin yang kini sedang dikembangkan memang akan berhasil melawan Covid-19. Tetapi masalah terletak pada proses dan kapasitas produksinya. Terbatasnya jumlah vaksin, menurut dia, akan membuat negara-negara berduit menjadi prioritas utama saat vaksin siap diproduksi.

Nasionalisme vaksin

Pekan ini organisasi kesehatan dunia, WHO, juga telah memperingatkan apa yang disebutnya sebagai nasionalisme vaksin. WHO memperingatkan negara-negara kaya bahwa memonopoli vaksin justru tidak akan membuat mereka bebas dari Covid-19 sepenuhnya.

"Nasionalisme vaksin tidak baik, tidak akan membantu kita sama sekali," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Jumat (7/8/2020).

"Agar dunia bisa pulih dengan cepat, maka kita harus pulih bersama. Karena saat ini dunia sudah berglobalisasi: perekonomian saling berkaitan," imbuh dia.

Saat ini beberapa calon vaksin Covid-19 potensial dikembangkan oleh Inggris, Amerika Serikat, dan China. Diperkirakan vaksin-vaksin ini akan tersedia tahun awal 2021. Indonesia sendiri bekerja sama dengan China untuk mengembangkan vaksin Sinovac.

Artikel Asli