Biar Tak Langgar Lalin, Ketahui Macam-macam Garis Putih dan Kuning yang Ada di Jalan Raya

Otosia.com Dipublikasikan 12.15, 05/08

Otosia.com -

Macam-macam garis yang ada di jalan raya wajib hukumnya dipahami oleh setiap pengendara. Sebab hal ini dilakukan agar Otolovers tak melanggar aturan lalu lintas yang ada.

Pada dasarnya aturan lalu lintas tidak hanya terkait lampu merah dan kelengkapan berkendara saja, tetapi juga rambu marka jalan. Garis ini menjadi salah satu petunjuk yang harus diikuti para pengemudi motor atau mobil ketika berkendara di jalan raya. Biasanya macam-macam garis dari marka jalan di desain membujur dan melintang.

Namun saat ini masih banyak pengendara kendaraan yang tak mengetahui macam-macam garis marka jalan. Jika pun mengerti, terkadang mereka memilih acuh terhadap makna yang ada di garis-garis tersebut. Alhasil karena tak patuh dengan aturan lalu lintas tersebut, banyak terjadi kecelakaan.

Oleh sebab itu, Otolovers harus mengerti terkait macam-macam garis marka jalan, baik itu bentuk dan maknanya. Selain menghindari kecelakaan, hal ini perlu dilakukan agar maksud dari makna marka jalan tak disalah artikan. Sebab satu garis dengan garis lainnya memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Nah, berikut ini ulasan macam-macam garis marka jalan komplet besera maknanya yang dilansir dari laman Nissan Indonesia.

 (kpl/ahm)

Garis Putih Tanpa Putus

(Instagram @satlantas.polrestangsel)

Macam-macam garis marka jalan pertama adalah garis putih tanpa putus. Biasanya garis membujur ini terletak di tengah jalan menikung atau jembatan. Fungsinya sendiri, para pengendara yang melintas dilarang untuk mendahului kendaraan lain. Pengemudi mobil atau motor diwajibkan tetap berada di jalur masing-masing.

Garis Putih Putus-Putus

(Instagram @satlantas.polrestangsel)

Jenis marka jalan berikutnya adalah garis putih putus-putus. Otolovers bakal menemukan marka jalan satu ini di tengah jalan. Maksudnya, setiap pengendara dibolehkan untuk mendahuli kendaraan lain atau merubah lajur.

Akan tetapi, setiap pengemudi mobil atau motor harus tetap memerhatikan kondisi jalan dari arah berlawanan. Agar nantinya tidak terjadi kecelakaan, missal saling bertabrakan saat ada satu mobil yang menyalip.

Satu Garis Kuning Tanpa Putus

(Instagram @satlantas.polrestangsel)

Macam-macam garis berikutya adalah satu garis kuning tanpa putus. Namun yang satu ini jarang ditemui di Indonesia, Otolovers bisa menemuinya jika berkunjung ke negara-negara Eropa.

Bentuknya sendiri hampir sama garis putih tanpa putus. Hanya saja berbeda warna, sebab di jenis marka ini memiliki warna kuning. Kemudian di kedua tepi jalan ada garis putih tanpa putus.

Sedangkan maksudnya sendiri adalah setiap pengendara boleh menyalip kendaraan lain namun tidak diperbolehkan melewati garis kuning yang ada di tengah.

Dua Garis Putih atau Kuning Tanpa Putus

(Instagram @satlantas.polrestangsel)

Selanjutnya adalah dua garis putih atau kuning tanpa putus. Biasanya jenis marka jalan ini sering ditemui di jalan-jalan lintas kota. Artinya sendiri adalah pengendara motor atau mobil tidak diperbolehkan melewati garis ganda tersebut, entah saat berpindah lajur atau menyalip kendaraan lain.

Satu Garis Kuning Putus-Putus di Sisi Tepi Jalan

(Instagram @satlantas.polrestangsel)

Macam-macam garis marka jalan selanjutnya adalah satu garis kuning putus-putus di sisi tepi jalan. Hanya saja jenis ini masih jarang diterapkan di Indonesia.

Jika ada garis marka jalan ini, setiap pengendara diperbolehkan untuk mendahului kendaraan lain dari sisi tepi samping jalan. Tetapi pengemudi motor atau mobil harus tetap memerhatikan kondisi pengendara lain di depannya.

Garis Ganda Putus-Putus dan Tanpa Putus

(Instagram @satlantas.polrestangsel)

Nah, biasanya garis ganda putus-putus dan tanpa putus ini berada di jalanan perkotaan. Fungsinya sendiri adalah pengendara yang berada di sisi garis putus-putus diperbolehkan untuk berpindah lajur ke sisi sebelahnya.

Kemudian untuk pengemudi motor atau mobil yang berada di garis tanpa putus tidak diperbolehkan berpindah jalur. Sehingga harus tetap berada di lajurnya.

Yellow Box Junction

(Instagram @satlantas.polrestangsel)

Terakhir dari macam-macam garis marka jalan adalah Yellow Box Junction (YBJ). Biasanya Otolovers akan menjumpainya di persimpangan jalan di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan kota lainnya. Bentuknya sendiri mempunyai ukuran besar dan berwarna kuning.

Jika ada garis seperti ini, kendaraan dilarang untuk berhenti atau berada di kotak garis kuning. Tujuannya agar jalur persimpangan tidak terkunci ketika sedang dalam kondisi padat.

 Marka jalan (Liputan6.com)
Marka jalan (Liputan6.com)
Artikel Asli