Berniat ‘Khianati’ Prancis, Karim Benzema Tak Dilirik Timnas Negara Leluhurnya

INDOSPORT.com Diupdate 07.29, 18/11/2019 • Dipublikasikan 08.58, 18/11/2019 • Penulis: Ervan Yudhi Triatmoko | Editor: Yohanes Ishak

INDOSPORT.COM – Pelatih timnas Aljazair, Djamel Belmadi, mengaku sama sekali tidak tertarik memanggil Karim Benzema setelah bintang klub sepak bola Real Madrid itu berniat membela negara lain.

Dilansir dari laman sepak bola internasional Daily Mail, Djamel Belmadi mengaku sudah cukup puas dengan materi pemain yang ada di timnas Aljazair saat ini. Belmadi pun menutup pintu untuk Benzema.

“Saya sudah senang dengan pemain-pemain yang ada. Saya memiliki Baghdad Bounedjah, Islam Slimani, Andy Delort, dan Hillal Soudani,” ungkap Djamel Belmadi.

Apa yang diungkapkan Djamel Belmadi memang cukup beralasan. Tanpa Benzema pun Aljazair terbukti merupakan tim kuat dengan meraih gelar juara Piala Afrika 2019.

Meski lahir di Lyon, Karim Benzema memang punya darah Aljazair yang berasal dari kakeknya. Sebelum migrasi ke Prancis, leluhur Benzema mendiami kawasan Tigzirt yang terletak di utara kota Deni Djellil, Aljazair.

Punya garis keturunan Aljazair, sebenarnya Benzema bisa saja membela negara tersebut di pentas internasional. Namun hal itu nampaknya bakal sulit terwujud.

Selain mendapat penolakan dari pelatih timnas Aljazair, aturan FIFA juga tak akan mengizinkan Benzema untuk membelot dari Prancis lalu membela negara leluhurnya.

Seperti diketahui, baru-baru ini Karim Benzema berkeinginan membela negara lain setelah tak mendapat tempat lagi di timnas Prancis. Benzema terakhir kali membela Les Bleus pada tahun 2015 lalu. Ia pun tak masuk skuat negaranya saat tampil di Euro 2016 dan Piala Dunia 2018.

Artikel Asli