Berikut Alasan Industri Otomotif Nasional Anjlok

Tagar.id Dipublikasikan 11.55, 04/08
Berikut Alasan Industri Otomotif Nasional Anjlok

Jakarta - Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan bahwa selama periode Januari hingga Maret 2020, penjualan kendaraan anjlok sebesar 70 persen. Penurunan ekstrem terjadi dari bulan Maret ke April 2020, yang menyebabkan kinerja pada bulan ini merupakan yang terendah dalam 15 tahun terakhir.

Dalam pernyataan eksklusif kepada Tagar, Selasa, 4 Agustus 2020, Chairman PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, Soebronto Laras mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena banyaknya showroom mobil dan motor yang tutup selama pandemi Covid-19.

"Sejak pandemi covid-19 ini terjadi, industri otomotif memang sangat terdampak. Selama pandemi pabrik-pabrik otomotif di Indonesia memang tidak tutup, tapi showroom-nya disuruh tutup, jadi hal itu lah yang menyebabkan penurunan penjualan untuk produk otomotif," kata Soebronto.

Soebronto juga berharap untuk beberapa bulan ke depan, seiring dengan normalnya kondisi di Indonesia dan sejumlah showroom mobil motor kembali dibuka, maka industri otomotif nasional akan kembali normal dan penjualan kendaraan dapat meningkat lagi.

"Sejak bulan Juni showroom di Indonesia sudah mulai buka kembali dan penjualan kendaraan pun sudah mulai meningkat lagi, dan diharapkan terjadi untuk bulan-bulan selanjutnya. Prediksi kami, hingga akhir tahun persentase penurunan berada di angka 40 persen," ujarnya.[]

Artikel Asli