Beri MPASI Sebelum 6 Bulan, Shandy Aulia Jawab Kritikan Netizen

Tempo.co Dipublikasikan 09.25, 13/07 • Istiqomatul Hayati
Shandy Aulia memberikan MPASI pertama kepada anaknya, Claire Herbowo, di usia 4 bulan. (Instagram/@shandyaulia)
Untuk menanggapi kritikan netizen, Shandy Aulia memberikan penjelasan mengapa ia memberikan MPASI kepada bayinya sebelum berusia enam bulan.

TEMPO.CO, Jakarta - Shandy Aulia dikritik netizen setelah membagikan pengalaman pertama putrinya, Claire Herbowo mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI). Dalam video di kanal YouTubenya pada Sabtu, 11 Juli 2020, Shandy menunjukkan bagaimana ia mempersiapkan MPASI dini untuk Claire.

Bahan-bahan yang digunakan adalah alpukat, madu, dan ASI. Semua bahan dihaluskan menjadi satu dan kemudian siap dikonsumsi. Namun banyak netizen yang justru bertentangan dengan Shandy. Mereka merasa Shandy terlalu dini untuk memberikan MPASI kepada putrinya yang baru berusia lima bulan pada Minggu, 12 Juli 2020. 

Untuk menanggapi hal tersebut, Shandy memberikan penjelasan terkait hal tersebut supaya jelas. "Saya sudah berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter Anak ( Dr. Eric Gultom Sp A.(K) dan dengan Dokter Gizi @dr.sam_oetoro ) perihal MPASI pada claire saat ini, jadi bukan hanya keputusan SOK TAU saya," tulis Shandy di Instagramnya pada Minggu, 12 Juli 2020.

Sebagai orang tua, Shandy tidak akan mencelakakan anaknya sendiri. Ia juga merasa setiap orang tua memiliki cara masing-masing untuk memilih apa yang terbaik untuk buah hatinya. "Setiap ibu memiliki keyakinan INSTING dan pilihan dokter yang bisa di percaya secara pribadi," tulisnya.

(Paling kanan) Shandy Aulia bersama suami, David Herbowo, dan putrinya, Claire Herbowo. Instagram.com/@shandyaulia

Shandy menyarankan bagi para orang tua untuk harus berkonsultasi terlebih dulu kepada beberapa dokter. Shandy mengatakan kalau MPASI dini adalah sebuah pilihan mutlak dari seorang ibu bila memang kondisi bayi siap untuk MPASI dan tetap berkonsultasi serta dipantau langsung oleh dokter yang ahli dibidangnya. "Termasuk pilihan menu MPASI yang saya berikan pada Claire saat ini sudah saya konsultasi baik-baik dengan Dokter Gizi," tulisnya.

Shandy menjelaskan bahwa keputusannya untuk memberikan MPASI kepada Claire adalah yang terbaik. "Saya memilih untuk FULL ASI dan di sertai MPASI di usia Claire belum 6 bulan (TIDAK SUFOR) adalah keputusan dan bentuk cara saya merawat Claire. dan yang terbaik menurut versi saya untuk anak saya," tulisnya. Shandy juga tidak meminta para netizen untuk harus mengkuti caranya dalam merawat anak.

Selain itu pemilihan madu yang dianggap tidak dianjurkan untuk bayi, Shandy memberikan penjelasannya. Ia mengatakan madu itu digunakan hanya sedikit untuk menetralkan rasa alpukat yang cenderung memiliki rasa pahit. "Selama madu murni yang di gunakan sudah melewati proses penyaringan berulang kali dan di gunakan hanya sedikit sekali boleh boleh saja," tulisnya.

Artikel Asli