Beri Kesaksian di Sidang Pertama, Johnny Depp Bantah Pukul Amber Heard

Jawapos Diupdate 10.36, 08/07/2020 • Dipublikasikan 17.36, 08/07/2020 • Banu Adikara
Beri Kesaksian di Sidang Pertama, Johnny Depp Bantah Pukul Amber Heard

JawaPos.com – Johnny Depp membantah telah memukul Amber Heard, mantan istrinya. Hal ini ia sampaikan dalam persidangan pertama kasus pencemaran nama baik, dikutip dari The Sun di London pada Selasa (7/7).

Depp datang ke pengadilan mengenakan setelan gelap, kemeja putih dan masker wajah. Sedangkan Heard masuk ke gedung pengadilan dari pintu yang berbeda.

Dalam pernyataan saksi yang disampaikan di pengadilan, Depp menegaskan “Untuk menghindari keraguan, saya tidak pernah melecehkan Heard, atau wanita lain, dalam hidup saya,” katanya.

Dia mengatakan itu adalah bagian kuat dan penting dari sisi moral sehingga tidak akan pernah memukul wanita, karena dia pernah menyaksikan kekerasan dalam hidup, dan bersumpah untuk tidak melakukannya.

“Saya merasa itu tidak masuk akal dan itu tidak akan pernah terjadi,” tambahnya.

“Dia (Heard) adalah sosok yang perhitungan, didiagnosa masalah kepribadian, dia sosiopat, dia narsis, dan dia benar-benar tidak jujur secara emosional,” lanjutnya.

“Saya sekarang yakin, dia datang ke dalam hidup saya untuk mengambil apa pun, kemudian menghancurkan yang tersisa,” tambahnya.

Pasangan itu pertama kali bertemu di lokasi syuting film The Rum Diary dan menikah pada 2015, lalu bercerai dua tahun berselang.

 

Puncak masalah

 

News Group Newspapers (NGN), penerbit The Sun mengandalkan pembelaan pada 14 klaim terpisah tentang kekerasan dalam rumah tangga yang dikatakan terjadi antara awal 2013 dan Mei 2016.

Menurut mereka, Depp mengendalikan dan melecehkan Heard secara verbal dan fisik, terutama ketika ia berada di bawah pengaruh alkohol dan narkoba.

Tapi Depp mengatakan sebaliknya. Ia menuduh Heard melakukan kekerasan ketika mereka berdua dalam situasi tidak bahagia.

Depp menyatakan wajahnya pernah ditinju, dilempar botol vodka dan disundut rokok.

Lain halnya dengan klaim Heard yang mengatakan telah diserang saat berada di Australia selama tiga hari pada awal 2015. Depp menyebut tuduhan itu mengada-ada dan sama sekali tidak benar.

Puncak masalah antara keduanya terjadi pada Mei 2016, ketika Depp menemukan Heard atau salah satu temannya buang air besar di ranjang, yang dianggap sebagai lelucon. Setelah itu, gugatan cerai dilayangkan.

Pengacara Depp dalam pernyataan tertulis ke pengadilan berpendapat, meskipun hubungan pasangan itu kadang-kadang mengarah pada kekerasan fisik, namun itu terjadi karena dorongan Heard.

Pengacara David Sherborne mengatakan kliennya kadang-kadang harus membela diri dari kekerasan Heard.

“Dia bukan pemukul istri dan tidak pernah seperti itu,” katanya.

Menurut Sherborne, Heard adalah individu yang kompleks. Perilakunya sangat tidak terduga, ditambah kemarahan hebat dan rentan terhadap perubahan suasana hati yang ekstrem.

Artikel Asli