Benarkah bayi di Palembang meninggal karena terpapar asap

Lokadata.id Diupdate 08.45, 16/09/2019 • Dipublikasikan 07.37, 16/09/2019 • Yusro Santoso
Benarkah bayi di Palembang meninggal karena terpapar asap
Heboh kabar bayi usia 4 bulan meninggal diduga terpapar asap karhutla. Dokter belum melakukan diagnosis tentang penyebab kematiannya.
Foto ilustrasi. Bayi dalam perawatan di rumah sakit.

Foto ilustrasi. Bayi dalam perawatan di rumah sakit.

Elsa Pitaloka, bayi 4 bulan, meninggal setelah dirawat 7 jam di RS Ar Rasyid Palembang, Sumatra Selatan, Minggu (15/9/2019). Di media sosial viral kabar penyebab kematian Elsa karena terpapar asap karhutla.

Anak kedua Ngadirun (34) dan Ita Septiana (27) ini di bawa ke rumah sakit karena sesak napas. Keluarga ini tinggal di Dusun III Desa Talang Bulu, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, yang saat ini memang terpapar asap karhutla.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin Masagus M Hakim mengatakan diagnosa awal Elsa menderita pneumonia. Namun dokter belum bisa memastikan penyebab kematiannya, bisa karena paru bisa juga karena bakteri.

Ringkasan

  • Seorang bayi berusia empat bulan meninggal dunia diduga akibat terpapar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
  • Anak kedua pasangan Ita Septiana (27) dan Ngadirun (34) yakni Elsa Pitaloka (4 bulan) meninggal setelah sempat dirawat di RS Ar Rasyid Palembang, Minggu (15/9/2019) pukul 18.35.
  • Balita bernama Elsa Pitaloka tersebut mengalami sesak napas sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di RS Ar-Rasyid Palembang.
  • Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin Masagus M Hakim mengatakan diagnosa awal Elsa menderita pneumonia, infeksi di kantung udara paru-paru.
  • Namun dokter belum melakukan diagnosa lanjutan untuk mengetahui penyebab kematian Elsa.
  • Keluarga Elsa tinggal di Dusun III Desa Talang Bulu, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, yang saat ini memang terpapar asap karhutla.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 13 pemberitaan, diikuti peringkat kedua wowkeren.com dan wartamelayu.com dengan 1 pemberitaan.

Jumlah berita per media

Jumlah berita per media

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 02:00 hingga 11:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 07:00 WIB dengan total 4 pemberitaan.

Jumlah berita per jam

Jumlah berita per jam

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh liputan6.com dengan 146 interaksi, diikuti peringkat kedua kompas.com dengan 11 interaksi. Selanjutnya okezone.com dengan 7 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook

Jumlah berita media di Facebook

Sumber

  • FAKTA Bayi Usia 4 Bulan Meninggal Karena Terpapar Kabut Asap, Ini Penjelasan Dokter - tribunnews.com
  • Meninggal Karena Kabut Asap, Bayi Ini Terkena Pneumonia - Partukkoan - partukkoan.com
  • Bayi yang Meninggal Akibat Kabut Asap Didiagnosa Radang Paru-Paru - okezone.com
  • Bayi Meninggal di Palembang Akibat Asap Karhutla - Sinar harapan - sinarharapan.co
  • Bayi 4 Bulan Meninggal Akibat Diduga Terpapar Kabut Asap - liputan6.com
  • Bayi Usia 4 Bulan Dikabarkan Meninggal Jadi Korban Kabut Asap Sumsel - wowkeren.com
  • Diduga ISPA, Seorang Bayi di Sumsel Meninggal - wartamelayu.com
  • Ini Penyebab Bayi 4 Bulan di Sumsel Meninggal, Sesak Napas Diduga Terpapar Kabut Asap - Kompas.com - KOMPAS.com - kompas.com
Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
Artikel Asli