Benarkah Manusia Bisa Hidup Tanpa Makanan Dibandingkan Minuman? #AkuBacaAkuTahu

Bobo.id Dipublikasikan 11.01, 10/12/2019 • Tyas Wening
minum air putih (pixabay.com)

Bobo.id - Cuaca panas tentu membuat kita jadi haus dan berdampak pada banyak minum cairan.

Haus adalah cara tubuh mengingatkan kita untuk minum agar tidak mengalami dehidrasi yang berbahaya bagi tubuh.

Yap, air sangat penting bagi tubuh manusia karena air menjadi pengangkut nutrisi untuk organ di seluruh tubuh kita.

Nah, dengan adanya nutrisi yang didistribusikan ke seluruh organ tubuh inilah, maka organ tubuh bisa bekerja dengan baik.

Tubuh Manusia Sebagian Besar Terdiri dari Air

Selain menjadi pengangkut nutrisi bagi organ tubuh, air juga menjadi komponen penting di dalam tubuh manusia.

Tahukah teman-teman? Rata-rata kandungan air dalam tubuh manusia adalah sebesar 55sampai 60 persen!

Jumlah ini bahkan bisa lebih tinggi pada adik bayi, yaitu sekitar 75 persen.

Nah, banyaknya kandungan air di tubuh manusia ini berbeda-beda, tergantung pada tempat tinggal, berat badan, usia, hingga jenis kelamin.

Namun, apa jadinya, ya, kalau tidak ada air dan kita tidak mengonsumsi air selama beberapa hari?

Benarkah bahwa manusia tetap bisa bertahan hidup selama beberapa hari tanpa makan, asalkan ada air? Cari tahu jawabannya, yuk!

Apakah Air Jauh Lebih Penting Dibandingkan Makanan?

Seperti yang sudah Bobo tuliskan sebelumnya, tubuh manusia mengandung air sebanyak 55 sampai 60 persen.

Ini artinya berbagai cairan sangat penting untuk tubuh kita, baik air minum, susu, teh, maupun minuman lainnya.

Namun, bukan berarti makanan tidak penting bagi tubuh kita, ya, teman-teman.

Makanan yang kita konsumsi tentu penting untuk tubuh, seperti memberikan nutrisi untuk tubuh.

Sedangkan minum air akan membuat tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan dapat membuat organ tubuh bekerja dengan baik.

Inilah sebabnya, menjaga tubuh tetap terhidrasi atau minum air dianggap lebih penting dibandingkan mengonsumsi makanan pada situasi tertentu.

Tanpa makanan, manusia dapat bertahan selama lebih dari tiga minggu. Sedangkan manusia hanya bisa bertahan tanpa minum selama empat sampai tujuh hari.

Kemampuan Manusia untuk Bertahan Tanpa Air Berbeda-beda

Meskipun manusia hanya mampu bertahan hidup sekitar tujuh hari tanpa minum, kemampuan ini berbeda-beda pada setiap orang, lo.

Salah satu faktornya adalah suhu udara di mana kita berada saat kekurangan air.

Pada suhu udara normal atau suhu ruang, manusia bisa bertahan tanpa mengonsumsi air selama sekitar 100 jam.

Jika berada di tempat yang bersuhu lebih tinggi atau panas, maka waktunya akan lebih singkat.

Sebaliknya, jika berada di tempat yang lebih dingin, maka seseorang akan bisa lebih lama bertahan tanpa minum.

Itu karena di tempat bersuhu dingin, kita akan lebih sedikit kehilangan cairan tubuh.

Faktor lain yang memengaruhi ketahanan tubuh seseorang saat tidak minum adalah banyaknya cairan di tubuh seseorang, berat tubuh, faktor genetik, hingga kesehatan.

Tubuh Manusia Mengatur Fungsi Tubuh untuk Menghemat Energi

Lalu, kenapa manusia bisa bertahan lebih lama tanpa makanan dibandingkan minuman atau cairan, ya?

Nah, ini disebabkan karena tubuh memiliki kemampuan untuk mengatur proses metabolisme, yang berfungsi untuk menghemat energi dan bertahan hidup.

Kemampuan metabolisme inilah yang berbeda-beda pada setiap orang, sehingga kemampuan seseorang untuk bertahan tanpa air atau tanpa minum juga berbeda-beda.

Proses metabolisme yang berfungsi menghemat energi ini terjadi dari perubahan fungsi pada kelenjar tiroid.

Dari perubahan fungsi kelenjar tiroid inilah manusia bisa bertahan meskipun tidak mengonsumsi makanan.

Tubuh akan berganti menjadi memiliki pola penggunaan energi yang lebih efisien atau digunakan dengan seperlunya.

Dengan membaca, kita jadi tahu bahwa hidrasi adalah hal yang penting untuk tubuh.

Artikel Asli