Benarkah Lidah Mertua Dapat Menghilangkan Polusi? #AkuBacaAkuTahu

Bobo.id Dipublikasikan 03.44, 20/08/2019 • Sepdian Anindyajati
Tanaman lidah mertua atau snake plant

 

Bobo.id – Saat ini sedang ramai dibicarakan udara kota Jakarta yang dipenuhi dengan tingkat polusi yang tinggi.

Polusi ini berasal dari asap kendaraan bermotor, pabrik, dan kebakaran hutan, serta minimnya lahan terbuka hijau di kota besar.

Kualitas udara Jakarta dikatakan menjadi yang terburuk ketiga di dunia setelah Santiago dan Chongqing, Tiongkok.

Nah, baru-baru ini ada wacana dari pemerintah provinsi DKI untuk mengatasi permasalahan ini, salah satunya adalah menanam tanaman lidah mertua.

Apakah benar lidah mertua dapat menghilangkan polusi? Kita cari tahu, yuk!

Lidah Mertua, Tanaman Anti-Polutan

Nama latin dari tanaman ini adalah Sansevieria. Tanaman lidah mertua juga dikenal dengan istilah tusuk gigi gajah dan tanaman ular.

Ini karena tanaman ini memiliki daun panjang yang runcing dan bercorak seperti sisik ular. Selain itu, bentuk daunnya tebal dan keras.

Selain itu, lidah mertua juga mampu beradaptasi dan berkembang pada situasi dan kondisi apa pun, walau dengan perawatan minim sekali pun.

Ini karena tanaman ini tidak membutuhkan air banyak untuk tumbuh dan dapat hidup dalam pencahayaan yang rendah.

Yang terpenting lagi lidah mertua memiliki kemampuan menjadi tanaman anti-polutan sehingga dapat mengurangi polusi udara.

Manfaat Tanaman Lidah Mertua

1. Membersihkan polusi

Jika dibandingkan dengan tanaman lainnya, lidah mertua dinilai dapat membersihkan udara lebih baik.

Ini karena tanaman ini memiliki kemampuan untuk menyerap jumlah karbon monoksida dan karbon dioksida yang berlebihan.

Berdasarkan penelitian dari NASA, lidah mertua dapat menyerap racun di udara sepertibenzene, xylene, trichloroethylene, dan formaldehyede.

Zat-zat ini sangat berbahaya bagi tubuh karena dapat menyebabkan kanker.

Nah, untuk rumah ukuran sedang, NASA merekomendasikan menanam tanaman lidah mertua sejumlah 15-18 tanaman.

2. Menghasilkan Oksigen

Selain dapat menyerap zat-zat berbahaya, tanaman lidah mertua juga dapat menghasilkan oksigen yang dapat memperbaiki kualitas udara.

Menurut penelitian dari Harvard University Extension, lidah mertua adalah salah satu tanaman hias yang paling banyak menghasilkan oksigen.

Tanaman ini akan mengubah karbon dioksida yang diserap di malam hari menjadi oksigen sehingga membuat udara lebih segar di pagi hari.

3. Mengurangi Sick Building Syndrome

Sick Building Syndrome adalah keadaan dimana ruangan yang ditempat memiliki kandungan karbon dioksida, nikotin, dan efek penggunaan AC yang tinggi.

Tanaman ini dapat berguna sebagai obat dan membantu mengatasi gejala sick building syndrome melalui proses penyerapan polutan.

Nah, inilah pentingnya membaca, teman-teman. Dengan membaca, kita jadi semakin banyak tahu tentang hal-hal yang kita pertanyakan.

Artikel Asli