Belum Banyak yang Tahu, Ada Mitsubishi Pajero Mini, Versi Imut dari Pajero Sport!

Gridoto Dipublikasikan 12.37, 16/10/2019 • Ditta Aditya Pratama
Mitsubishi Pajero Mini, versi bonsai dari Mitsubishi Pajero Sport

GridOto.com - Mitsubishi Pajero Mini bisa dibilang versi bonsai dari Pajero Sport yang sudah banyak wara-wiri di jalanan.

Melihat ukuran Pajero Mini jadi teringat dengan Suzuki Jimny atau Katana, ya?

Mobil ini masuk segmen Kei Car yang berarti mobil kecil dengan kapasitas mesin hanya 659 cc saja.

Pajero Mini bukan keluaran baru, mobil ini pertama muncul di Jepang pada tahun 1994 dan stop produksi pada tahun 2012.

Meski hanya dibekali mesin empat silinder berkubikasi 659 cc berkode 4A30, tapi sudah ada yang pakai turbo yang dibedakan dengan kode 4A30T. Seperti halnya SUV full-size, Pajero Mini juga dibekali penggerak 4WD.

Oh iya, karena ukurannya yang dibonsai, tentunya bobotnya juga ikut kepangkas yaitu hanya sekitar 850 kg saja.

Dimensi Pajero Mini punya panjang sumbu roda 2,2 meter. Panjang kendaraan 3,295 meter, lebar 1,395 meter, dan tinggi 1,63 meter.

Bandingkan saja dengan Pajero Sport yang sumbu rodanya 2,8 meter, panjang 4,785 meter, lebar 1,815 meter, dan tinggi 1,8 meter.

Oh iya, Pajero Mini ternyata enggak betulan dibuat dari Pajero series yang dibonsai ya, tapi pakai basis dari Mitsubishi Minica, kei car yang juga sudah lama wara-wiri di Jepang.

Mitsubishi Pajero Mini termasuk laris di Jepang, merangkum data total penjualan dari tahun 1994 hingga tahun 2008 larisnya mencapai hampir 125 ribu unit!

Larisnya Pajero Mini membuat Mitsubishi menghadirkan beberapa varian yang disebut"Iron Cross", "Desert Cruiser", "White Skipper" dan "Duke".

Lalu pada tahun 1995, ada juga versi Pajero Mini yang bodinya lebih tinggi dan lebar dan diberi nama Mitsubishi Pajero Junior.

Sama-sama pakai basis dari Mitsubishi Mimica, Pajero Junior enggak lolos masuk regulasi Kei-Car karena dianggap terlalu besar.

Mitsubishi Pajero Junior keburu distop produksinya pada tahun 1998 di angka 60 ribuan unit saja.

Alasannya? Karena bodi Pajero Junior punya ukuran mobil full size, tapi mesinnya mobil kei car yang kecil sehingga terkesan underpower.

Sayang juga ya Mitsubishi Pajero Mini dan Pajero Junior enggak berumur panjang hingga sekarang.

Padahal Mitsubishi Pajero Mini (atau Junior) bisa jadi alternatif mini SUV selain Suzuki Jimny ya, hehehe…

Artikel Asli