Belitung ekspor 75 ton ikan kerapu ke Hong Kong

antaranews.com Diupdate 06.59, 19/10/2019 • Dipublikasikan 06.59, 19/10/2019 • Kasmono
Belitung ekspor 75 ton ikan kerapu ke Hong Kong
Kepala Dinas Perikanan, Kabupaten Belitung, Firdaus Zamri (babel.antaranews.com/kasmono)

Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat sebanyak 75 ton ikan kerapu asal daerah itu diekspor ke Hong Kong yang meningkatkan pendapatan pembudidaya ikan tersebut.

"Tercatat sejak awal 2019 hingga saat ini, sudah lima kali kami melakukan ekspor dengan jumlah satu kali pengiriman sebanyak 15 ton, jadi total ikan jenis kerapu yang berhasil diekspor ke Hong Kong sebanyak 75 ton," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, Firdaus Zamri di Tanjung Pandan, Sabtu.

Ia mengatakan sejauh ini Hongkong merupakan negara tujuan utama ekspor ikan kerapu dari Belitung, karena permintaan dari Hong Kong cukup tinggi dan di sana terdapat pembeli dalam skala besar.

Dia mengatakan Belitung mulai mengekspor ikan kerapu ke Hong Kong sejak tahun 2015 kemudian pada tahun 2016 sempat menurun karena ada kebijakan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Saat ini kegiatan ekspor ikan kerapu ke Hong Kong kembali berjalan normal dan bertahan walaupun daerah lain seperti Sibolga, Padang dan Kepulauan Riau sudah anjlok," katanya.

Ia menjelaskan Hong Kong sangat memperhatikan kualitas ikan kerapu yang diterimanya baik dari jenis dan kualitasnya, sehingga para pembudidaya diharapkan terus memperhatikan hal tersebut.

"Kerapu yang diekspor adalah kerapu jenis macan, kerapu cantik, kerapu sunu dan kerapu bebek dengan berat satu sampai dua kilogram per ekor," katanya.

Data di Dinas Perikanan Belitung mencatat terdapat 152 pembudidaya ikan kerapu di daerah itu melalui Keramba Jaring Apung (KJA) yang tersebar di Kecamatan Membalong dan Selat Nasik.

Sedangkan untuk harga ekspor ikan kerapu jenis macan dan cantik yakni Rp105 ribu sampai Rp110 ribu per kilogram kemudian kerapu sunu seharga Rp180.000 sampai Rp200.000 per kilogramnya.

"Kami mencoba terus membuka pasar baru bagi ekspor ikan kerapu selain Hong Kong di mana sekarang ini sudah bisa dilakukan ekspor langsung dari Belitung," ujarnya.

Artikel Asli