Belajar dari Sulli f(x), Jangan Ucapkan 5 Kata Ini pada Penderita Depresi!

Suara.com Dipublikasikan 13.10, 15/10/2019 • Vika Widiastuti
Sulli ex member f(x). (Instagram/@jelly_jilli)
Sulli ex member f(x). (Instagram/@jelly_jilli)

Suara.com - Kematian mantan anggota girl band f(x), Sulli tengah menjadi perbincangan hangat. Sulli f(x) ditemukan meninggal dunia dengan cara bunuh diri di rumahnya pada Senin (14/10/2019).

Berdasarkan keterangan polisi, Sulli bunuh diri diduga akibat depresi berat karena sering mengalami cyberbullying. Kasus kematian artis diduga depresi seperti Sulli bukan pertama kalinya.

Depresi termasuk gangguan mental yang bisa membahayakan kondisi hingga mengancam jiwa penderitanya. Gangguan mental ini memengaruhi perasaan, cara berpikir dan perilaku seseorang.

Sehingga apapun ucapan maupun perilaku orang-orang sangat memengaruhi sikap penderita depresi. Menurut dr. Philip R. Muskin, profesor psikiatri di Columbia University Medical Center dilansir dari health.usnews.com, ucapan seseorang sangat memengaruhi hidup penderita depresi.

"Dengan penghindari pernyataan stigmatisasi, Anda bisa membantu menghentikan rasa malu dan takut yang dikaitkan dengan penyakit mental. Orang yang hidup dengan depresi takut dihakimi," katanya.

Sulli [Instagram]

 

Karena itu, Anda perlu tahu kata-kata apa saja yang seharusnya tidak diucapkan kepada penderita depresi seperti Sulli.

1. "Lupakan saja"

Jangan sekali-kali mengucap kalimat "lupakan saja" kepada orang depresi yang sedang menceritakan masalahnya maupun berusaha mencari solusi. Bagi orang tanpa gangguan mental, ucapan seperti itu mungkin tak jadi masalah.

Lebih baik Anda memberikan solusi atau menawarkan bantuan kepada mereka. Contohnya, tanyakan saja "Apa yang aku bisa lakukan untukmu?".

2. "Banyak orang yang mengalami kondisi lebih buruk daripada kamu"

Jika orang depresi sedang menceritakan masalah dan perasaannya, jangan pernah membandingkan permasalahannya dengan orang lain yang lebih berat. Hal itu hanya membuat mereka menyalahkan kondisinya sendiri.

Berusahalah menghargai perasaannya dan menawarkan bantuan jika mereka sudah tidak sanggup menghadapinya. Anda juga bisa menenangkan bahwa perasaan mereka sangat wajar.

Ilustrasi perempuan stres atau depresi. (Shutterstock)

 

3. "Kamu gila"

The American Psychiatric Association menekankan pentingnya menghindari ucapan "kamu gila" pada orang depresi. Kata-kata ini merupakan penderitaan bagi orang-orang depresi.

4. "Hentikan"

Orang dengan depresi mungkin saja melakukan sesuatu yang membahayakan kondisi maupun nyawanya. Daripada menggertaknya agar berhenti melakukan hal tersebut, sebaiknya Anda mengajak mereka melakukan sesuatu sambil bercerita.

5. "Semuanya akan baik-baik saja"

Biasanya orang dengan depresi tidak bisa memandang segala sesuatu dalam hidupnya akan berjalan baik-baik saja. Sehingga Anda perlu meyakinkannya bahwa selalu ada menemani dan membantunya menghadapi setiap permasalahan. Sikap tersebut bisa memperkuat mental penderita depresi.

Artikel Asli