Belajar dari Jouska, OJK Minta Milenial Jangan Asal Percaya Influencer

Jawapos Diupdate 08.13, 13/08 • Dipublikasikan 15.13, 13/08 • Estu Suryowati
Belajar dari Jouska, OJK Minta Milenial Jangan Asal Percaya Influencer

JawaPos.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta generasi milenial tidak mudah tergiur dengan tawaran investasi yang dirasa janggal. Sebab, saat ini banyak milenial yang cenderung mengikuti para influencer yang menawarkan investasi yang memberikan keuntungan tinggi.

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tirta Segara mengatakan, belajar dari kasus Jouska, apa yang dikatakan oleh influencer harus dilakukan proses pengecekan terlebih dahulu.

“Milenial suka meniru influencer. Saya tahu karena juga punya anak usia milenial, tapi tidak semua influencer itu legal. Beberapa waktu lalu muncul kasus influencer keuangan ternyata ilegal,” ujarnya dalam acara sebuah diskusi, Kamis (13/8).

Tirta menjelaskan, para investor bisa memanfaatkan layanan OJK lewat ChatBot WhatsApp untuk mengetahui legalitas individu atau institusi dalam industri jasa keuangan. Teknologi tersebut cukup mudah karena langsung menjawab pertanyaan singkat.

“Para milenial tinggal ketik satu brand perusahaan investasi. Ketik saja untuk cek legalitasnya,” ucapnya.

Tirta menambahkan, para milenial harus mulai berpikir dalam mengatur uang untuk berinvestasi. Sebab, selama ini milenial kerap diidentikkan dengan aktivitas menghabiskan uang mulai dari nongkrong hingga traveling. Padahal, usia milenial adalah usia yang tepat untuk memulai investasi.

“Banyak anak muda yang jatuh miskin bila pemasukannya terganggu dalam tiga bulan berturut-turut. Ini karena tidak persiapkan dana darurat,” pungkasnya.

Artikel Asli